Surabaya (beritajatim.com) – Marcelo Rospide, pelatih Persik Kediri menegaskan bahwa absennya sejumlah pilar PSIS Semarang tak berarti keuntungan untuk timnya. Justru ia mewaspadai pergerakan sayap PSIS.
Mahesa Jenar, julukan PSIS memang tampil pincang saat bertandang ke Stadion Brawijaya di Kota Kediri pada Jumat (25/8/2023) sore pukul 15.00 WIB.
Mereka kehilangan Gali Freitas, Adi Satryo, dan Luthfi Kamal karena akumulasi kartu. Vitinho masih cedera. Sedangkan Alfeandra Dewangga dan Haykal Alhafiz berkiprah di Piala AFF U-23.
Meskipun sang lawan tidak tampil dengan kekuatan penuh, Marcelo Rospide tetap menganggap PSIS sebagai tim berbahaya.
Pelatih asal Brasil ini mengaku sudah merancang strategi untuk menghadapi pertandingan ini. Khususnya dalam mengantisipasi pergerakan cepat sayap-sayap lincah PSIS.
“PSIS Semarang punya winger, lini penyerangan agresif dan kami akan mencoba meredamnya,” kata Marcelo Respide.
BACA JUGA:
Komentar Pelatih Persik Kediri Usai Takluk dari Barito Putera
Oleh sebab itu, ia memberikan menu khusus terkait bertahan. Juga transisi dari menyerang ke bertahan. Gunanya agar tembok pertahanan Persik makin tangguh.
“Karena kami akan tampil di kandang sendiri, saya percaya para pemain bisa menunjukkan yang terbaik,” tegas pelatih asal Brasil itu. [faw/but]






