Probolinggo (beritajatim.com) – Sepanjang tahun 2023 ini, sampai bulan Agustus, kebakaran hutan dan lahan terlah terjadi tiga kali di wilayah Kabupaten Probolinggo. Kebakaran masih mungkin terjadi karena saat ini belum masuk musim penghujan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo telah mencatat bahwa kejadian pertama terjadi pada tanggal 25 Juli 2023 di Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan. Kejadian kedua terjadi pada tanggal 31 Juli 2023 di Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura. Sedangkan kejadian kebakaran hutan dan lahan yang ketiga terjadi pada tanggal 12 Agustus 2023 di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura.
Dalam menghadapi situasi ini, BPBD Kabupaten Probolinggo memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati. Hal ini sangat penting terutama ketika mereka hendak membakar sampah, daun kering, atau sisa-sisa pertanian.
“Pada musim kemarau, kami sangat mendorong masyarakat agar tidak membakar sampah, daun kering, atau sisa-sisa pertanian secara sembarangan. Saat melakukan pembakaran, penting untuk tetap memantau agar pembakaran tetap terkendali,” ujar Moh. Zubaidulloh, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Probolinggo.
BACA JUGA:
Koleksi Unik Batik Tulis di Galeri Larasati Kota Probolinggo
Zubaidulloh juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi dan situasi angin ketika melakukan pembakaran. Selain itu, ia menekankan bahwa penting untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di daerah yang memiliki risiko tinggi terjadinya kebakaran. [ada/but]






