Gresik (beritajatim.com) – Tabligh akbar Habib Umar Bin Hafidz dihadiri ribuan jamaah yang memadati Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik. Para jamaah berbondong-bondong hadir karena ingin melihat dari dekat ulama besar asal Yaman.
Habib Umar merupakan seorang ulama yang memiliki garis keturunan khusus, terhubung langsung ke Nabi Muhammad SAW. Beliau tumbuh sebagai ulama yang teguh dalam akidah Ahlussunnah wal Jamaah.
Sebagai pendiri pondok pesantren Darul Mustafa Tarim, Yaman. Santrinya termasuk dari Indonesia, sukses dalam berdakwah, menciptakan dampak positif seperti pendirian Majelis Rasulullah dan organisasi Muwasala.
Kegiatan tabligh Akbar itu merupakan yang terbesar sepanjang sejarah di Kabupaten Gresik. Pasalnya, dihadiri tak kurang dari 70 ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri.
“Ini merupakan penghormatan kepada seorang wali dan guru yang mulia assayyid al-fadlil al-Habib Umar Bin Muhammad Bin Hafidz. Kedatangan beliau Insya Allah membawa keberkahan bagi kita semua khususnya warga kabupaten Gresik dan seluruh kaum muslimin secara umum,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani, Rabu (23/08/2023).
Mantan Ketua DPRD Gresik itu menambahkan, sejarah Kota Gresik sarat akan pendidikan dan dakwah dari para wali dan orang sholeh. Khususnya, dari kalangan dzuriyat Nabi Muhammad Saw membawa keunikan tersendiri.
Selain itu lanjut dia, adanya Sunan Giri serta waliyullah lainnya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Gresik. “Perjuangan dakwah beliau para waliyullah, menjadikan Kabupaten Gresik sangat kental dengan nuansa agamis. Sehingga tidak heran dijuluki sebagai kota santri.
Baca Juga: Perumda Giri Tirta Gresik Targetkan Pipanisasi 33 Kilometer
Dirinya mengungkapkan kehadiran Habib Umar bin Hafidz ke Gresik pada dasarnya menjadi penyambung dakwah, dan pertalian sanad serta silatuurahmi bil mawaddah yang telah dirintis oleh para ulama habaib pada zaman dahulu.
“Beliau al-Habib Umar merupakan salah seorang da’i yang ‘alim ‘allamah berasal dari bumi Hadhramaut wabil khusus kota Tarim. Dimana, kota itu terkenal sebagai salah satu pusat pendidikan dan pemikiran islam yang moderat,” ujarnya.
Sementara itu, Syamsudin (45) salah satu jamaah asal Kebomas, Gresik menyatakan dirinya terharu dengan kedatangan Habib Umar Bin Hafidz yang selama ini dilihat dari televisi dan cerita orang.
“Saya terharu mas bisa melihat secara langsung dan ini jarang terjadi. Penghormatan
setinggi-tingginya buat Habib Umar di Gresik,” paparnya.
Tabligh Akbar di Gresik juga dihadiri sejumlah pejabat diantaranya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen
serta sejumlah kepala daerah lainnya. (dny/ted)






