Surabaya (beritajatim.com) – Kejurnas Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 cabang olahraga Muaythai diselenggarakan di Gelora Pancasila, Surabaya pada Minggu (20/8/2023). Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) yang juga Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Dalam sambutannya, LaNyalla mengungkapkan harapannya terhadap para atlet dalam event ini, agar dapat menampilkan peningkatan performa yang signifikan. Fokus diberikan pada pengembangan skill, kecepatan, dan daya tahan yang unggul. Tujuannya adalah melahirkan atlet-atlet berpotensi di bidang Muaythai, yang diharapkan dapat membanggakan bangsa Indonesia dan meraih prestasi internasional yang gemilang.
“Saya berharap para atlet bertanding dengan tekun, tetap mengedepankan fair play, dan menjunjung tinggi semangat olahraga. Mereka juga berkompetisi dengan sesama saudara. Penting untuk ditekankan bahwa tujuan setiap kejuaraan adalah menciptakan atlet yang mampu meraih medali emas di event internasional dan menjadi kebanggaan negara,” ujar LaNyalla.
Selain itu, LaNyalla meyakini bahwa Kejurnas ini akan memberikan peningkatan kualitas penyelenggaraan, dengan mengedepankan profesionalisme, netralitas, dan semangat olahraga. Sebagai bukti komitmen ini, PB Muaythai Indonesia telah melaksanakan penilaian dan pelatihan bagi wasit, hakim, juri, dan pelatih tingkat nasional pada bulan Juni 2023 di Surabaya.
BACA JUGA:
Pra PON Muathay, LaNyalla Ingatkan tentang Fair Play
Ketua Pelaksana Kejurnas PON cabang Muaythai, M. Ali Affandi, menekankan keistimewaan pelaksanaan Kejurnas kali ini, yang digelar di Gelora Pancasila, sebuah gedung olahraga yang memiliki nilai sejarah tinggi. Ia berharap bahwa pelaksanaan event di tempat bersejarah ini akan memotivasi semangat para atlet dalam berkompetisi, dengan tetap menjunjung nilai-nilai olahraga.
Dilaporkan bahwa Kejurnas ini diikuti oleh 463 atlet Muaythai dari 30 provinsi di Indonesia, dan akan berlangsung dari Minggu (20/8/2023) hingga Minggu (27/8/2023). Terdapat 22 kelas dan nomor yang dipertandingkan, dengan rincian empat nomor seni dan 18 kelas pertarungan.
Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Ketua Umum KONI Pusat, memberikan apresiasi terhadap Kejurnas BK PON 2024 Muaythai yang digelar di Jatim. Ia menganggap bahwa penyelenggaraan Kejurnas ini merupakan bukti profesionalisme PB MI dalam mengelola, membina, dan memajukan Muaythai untuk meraih prestasi tinggi di tingkat nasional dan internasional.
BACA JUGA:
Hadapi Tantangan Global, LaNyalla: Kembali ke Pancasila
Marciano juga mengumumkan rencana KONI Pusat untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Beladiri Nasional dalam waktu dekat, yang akan diadakan di Bogor dan Bekasi. Ia mengundang PB Muaythai Indonesia untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.
Sebagai tuan rumah, Baso Juherman, Ketua PB Muaythai Indonesia Jatim, menargetkan untuk meraih juara umum dalam Kejurnas BK PON kali ini. Para atlet dari Jatim, menurut Wakil Ketua Pelaksana BK Muaythai PON 2024, memiliki peluang besar untuk tampil unggul di semua kelas dan nomor yang dipertandingkan.
Berbagai tokoh penting turut hadir dalam acara ini, termasuk Ketua DPD RI, anggota DPD RI asal Lampung Bustami Zainudin yang juga Bendahara Umum PB MI, dan Staf Ahli Ketua DPD RI A Zaldy Irza Pahlevi Abdurrasyid. Hadir pula Ketua KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Wakil I Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno, Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, dan perwakilan dari Kadispora Jatim yang mewakili Gubernur Jatim, Ali Kuncoro. Selain itu, para Ketua Pengprov Muaythai Indonesia dan para atlet juga turut hadir dalam acara ini. [beq]






