Pacitan (beritajatim.com) – Museum dan Galeri SBY-ANI sudah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia ke – 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Museum berisi perjalanan hidup SBY, mulai dari muda saat di Kabupaten Pacitan, hingga mengemban amanah dari rakyat untuk menjadi Presiden Republik Indonesia selama 2 periode atau 10 tahun.
Saat meresmikan museum dan galeri SBY-ANI, kakek dari Almira Tunggadewi Yudhoyono (anak dari Agus Harimurti dan Anisa Pohan) mengungkapkan bahwa Ia berharap museum ini bisa menginspirasi anak muda. Rekam jejak perjalanannya yang tergambar di isi museum, menandakan perjalanan hidup yang tidak mudah. Tidak ada jalan pintas dan resep yang ajaib.
“Perjuangan tidak seindah bulan purnama, tetapi harus percaya bahwa pilihan prinsip, seberat apapu, pasti ada jalan dan solusi,” ungkap SBY dalam sambutannya, Kamis (17/08/2023).
Baca Juga: Anggota Alami Pelecehan Saat Demo, PMII Geruduk Polres Tuban
Museum dan galeri ini, akan memberikan pelajaran berharga bagi para pengunjung. Dengan menunjukkan bahwa seorang anak dari Pacitan, yang notabene berasal dari tempat terpencil, dapat berjuang dan meraih sukses. Mulai menjadi TNI, menteri, dan akhirnya dipilih oleh demokrasi sebagai Presiden.
Selain berisi memorabilia perjalanan SBY muda hingga menjadi presiden, museum dan galeri ini, juga memajang koleksi seni dari SBY, misalnya lukisan dan istrinya Almarhum Ani Yudhoyono. Foto-foto hasil jepretan ibu dari Agus Harimurti dan Edhy Baskoro itu. Serta karya terbaik daru seniman Indonesia dan sebagian kecil seniman mancanegara.
“Karya pribadi saya utamanya ya lukisan, untuk Ibu Ani hasil dari fotografinya,” kata SBY.
Baca Juga: Puluhan Kursi Jabatan di Lingkungan Pemkab Sampang Diisi Plt
SBY berharap, anak bangsa yang datang untuk mengunjungi museum, bisa ikut belajar dari masa lalu. Kemudian bisa dikaitkan dengan masa kini. Ke depan, bisa menginspirasi dan membangun harapan untuk masa depan, dengan niat yang mulia.
“Dengan ini, saya juga ingin berbagi memori dengan sahabat saya, Pak JK dan Pak Budiono yang dulu pernah bersama mengemban tugas pemerintah,” pungkasnya. (End/ian)






