Blitar (beritajatim.com) – Nama Brewog Audio Blitar sudah tidak asing lagi bagi pecinta bettle sound di Jawa Timur. Kelompok sound sistem asal Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Brewog Audio bisa disebut sebagai rajanya sound horeg.
Meski menjadi rajanya sound horeg di Jawa Timur, namun nyatanya Brewog Audio bukanlah pelopor. Ada beberapa sound sistem yang ternyata lahir lebih dulu ketimbang Brewog Audio. Salah satunya adalah Faskho Sengox Audio.
Kelompok sound sistem ini memiliki markas di Dusun Sekardangan Desa Papungan Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Faskho Sengox bisa disebut sebagai salah satu pelopor sound horeg yang ada di Bumi Bung Karno.
Meski menjadi yang paling tua namun kualitas Faskho Sengox tidak perlu diragukan lagi. Jauh sebelum Brewog Audio ada, Faskho terlebih dulu mengikuti berbagai even bettle sound di Jawa Timur. “Ada Faskho Sengox Audio yang lebih dulu ada di Blitar. Jauh sebelum Brewog,” ungkap Muntaha, Youtuber Sound Horeg.
BACA JUGA:
Ramai Larangan Battle Sound, Ternyata Rajanya Ada di Blitar
Selain Faskho ada pula BJ Hunter yang juga menjadi salah satu pelopor sound horeg asal Blitar. Dua kelompok itulah yang kemudian menginisiasi sejumlah sound horeg di Blitar bermunculan.
Salah satunya adalah Brewog Audio yang lahir pada 2019. Namun kelompok sound sistem milik Mas Bre tersebut langsung melejit. Bagusnya kualitas sound audio Brewog membuat banyak masyarakat menyukainya.
Kini setelah 4 tahun berjalan, Brewog Audio menjelma menjadi raja bettle sound. Brewog pun diundang ke berbagai event besar di wilayah Jawa Timur bahkan juga sampai ke Jawa Tengah.
Meski kini telah menjelma sebagai salah satu raja bettle sound, di awal perintisannya Brewog Audio memakan perjuangan yang cukup sulit. Sang pemilik, Mas Bre mengaku pada awalnya tidak mengetahui tentang sound audio.
Pria yang memiliki brewok itu kemudian belajar dari youtube dan teman-teman yang lain tentang sound audio. Pada awal merintis, Mas Bre harus berjuang untuk mengenalkan Brewog Audio ke masyarakat.
Perbaikan kualitas sound audio pun terus dilakukan agar digemari masyarakat. “Jadi dulu awalnya itu sangat susah. Untuk membentuk sebuah audio itu sangat sulit. Dulu awal itu kita banyak eksperimen,” ungkap Mas Bre.
BACA JUGA:
Sejarah Battle Sound, Tren yang Kini Menuai Larangan
Di Awal merintis usaha, sang pemilik harus berkorban banyak mulai dari tenaga hingga uang. Brewog Audio pun memilih mematok tarif murah di awal berdirinya. Hal itu dilakukan agar Brewog Audio lebih cepat dikenal masyarakat.
Meski harus rugi, namun risiko itu dipilih Mas Bre. Kini setelah 4 tahun berjalan Brewog Audio sudah memiliki nama besar di kalangan bettle sound ataupun karnaval. “Dulu event untuk pertama e masih karnaval. Terus lama-lama kita dikenal dan kami sekarang sudah bisa menghandle acara-acara besar,” jelasnya.
Brewog audio kini bukan hanya menjadi kelompok sound horeg semata. Namun juga telah membuka toko di di Jalan Ngantru-Srengat, Togogan I, Togogan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Selain tiga kelompok tersebut masih banyak lagi sound horeg asal Blitar diantaranya adalah Jazila, Mangkasari, JRS, Stroom. Blitar sendiri memang dikenal sebagai daerah yang memiliki banyak kelompok sound horeg dengan kualitas mumpuni. [owi/suf]






