Magetan (beritajatim.com) – Semangat kemerdekaan Indonesia tak pernah lepas dari pengorbanan yang dilakukan oleh para veteran yang dengan gagah berani rela mengorbankan nyawa demi masa depan negara.
Karena merekalah, para anak cucu dapat menikmati keindahan hidup di bawah bendera merah putih yang berkibar bebas dari belenggu penjajahan.
Dalam rangka menghormati dan mengenang perjuangan bersejarah ini, sebuah acara istimewa diadakan di Pendapa Surya Graha, pada hari Senin (14/8/23).
Baca Juga: Fahri Hamzah Minta Prabowo Tidak Takut ‘Ancaman’ PKB
Acara ini bertujuan untuk memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pahlawan veteran yang telah berjuang dengan tulus demi kemerdekaan Republik Indonesia, terutama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-78 pada tanggal 17 Agustus mendatang.
Ketua Lembaga Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Magetan, Sayuti, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Magetan atas dukungannya dalam menyelenggarakan acara ramah tamah ini.
Ia menegaskan bahwa para veteran adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan bangsa, dan misi untuk menjaga dan mempertahankan Republik Indonesia tetap menjadi tanggung jawab besar yang harus diemban.
Baca Juga: Dua BUMD Jatim Masuk Penilaian Papan Atas Skor TRAC TII 2023
“Saudara-saudara veteran adalah pelaku sejarah dalam perjuangan meraih kemerdekaan Republik Indonesia, dan kami senantiasa menyuarakan bahwa memelihara integritas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah tanggung jawab kolektif kita,” ungkap Sayuti dengan penuh semangat.
Ia menegaskan pentingnya membangun bangsa yang inklusif, di mana seluruh elemen masyarakat bersatu padu tanpa memandang perbedaan. Sebagai seorang veteran dan anggota generasi 1945, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memupuk semangat persatuan dan kesatuan guna menjaga keutuhan NKRI.
“Kemerdekaan ini harus kita isi dengan membangun sistem ekonomi yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah Magetan, agar Magetan dapat menjadi wilayah yang sejahtera dan harmonis,” tegasnya.
Bupati Magetan, Suprawoto, dalam sambutannya berteriak, “Merdeka…!!!” seraya memotivasi hadirin. Ia menekankan bahwa panggilan “merdeka” memiliki makna yang dalam, yang mengandung makna Presiden.
Baca Juga: ASN Pemkab Sumenep Ketahuan Selingkuh, Bupati Siapkan Sanksi Tegas Hingga Pemecatan
Bupati juga mengingatkan bahwa mayoritas veteran adalah lulusan PETA (Pembela Tanah Air), sehingga tugas kita adalah mengisi kemerdekaan ini dengan tindakan-tindakan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat, sebagaimana yang diharapkan oleh para pahlawan.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena Anda semua telah berjuang untuk memastikan masa depan anak cucu kita terbebas dari penderitaan. Oleh karena itu, saya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perjuangan tak ternilai ini. Tugas kita semua adalah menjaga api semangat perjuangan veteran ini terus berkobar, sebagai tongkat estafet yang harus kita pegang kuat,” ujar Bupati dengan penuh apresiasi.
Ia menutup sambutannya dengan mengingatkan bahwa musuh bangsa bukan lagi penjajah, melainkan kemiskinan, keterbelakangan, dan tindakan korupsi (KKN) yang harus dihindari dan diperangi bersama.
Acara ini dihadiri oleh Para Perintis Kemerdekaan, LVRI, Pusat Informasi dan Vetera Republik Indonesia (PIVERI), dan DHC 45. Turut hadir pula Bupati beserta Wakil Bupati Magetan, Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), serta para asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait. Semua hadir untuk memberikan penghormatan dan apresiasi kepada para pahlawan yang telah melahirkan dan menjaga kebebasan bangsa. (red/ian)






