Pasuruan (beritajatim.com) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, turut hadiri pawai taaruf dan gerak jalan yang diadakan oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Grati. Acara ini merupakan bagian dari Gebyar Peringatan Hari Besar Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah, dengan melibatkan lebih dari 10 ribu peserta pawai taaruf dan melibatkan 61 lembaga madrasah diniyah (madin) di seluruh Kecamatan Grati.
Pukul 07.00 WIB, pawai taaruf dimulai dengan pelepasan oleh Sudiono Fauzan di Kantor Kecamatan Grati. Rute pawai membentang sejauh 2 KM dengan berjalan kaki, dan berakhir di Lapangan Trewung Grati.
Saat berlangsungnya pawai, Sudiono Fauzan, yang akrab disapa Mas Dion, turut berjalan bersama peserta pawai taaruf. Ia dengan antusias mengikuti yel-yel dan berinteraksi dengan masyarakat, terutama para emak-emak yang sangat bersemangat untuk berfoto bersama.
Sesampainya di lokasi finish, acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah lomba dan doorprize. Sudiono Fauzan memberikan apresiasi kepada panitia atas kerja sama yang baik, dan mendukung panitia dengan memberikan sumbangan operasional sebesar 5 juta rupiah, serta 10 buah magicom sebagai doorprize.
Dalam sambutannya, Mas Dion mengungkapkan penghargaannya terhadap peran penting lembaga Madin, ustad, dan ustadzah dalam membentuk akidah dan akhlak generasi mendatang. “Madrasah Diniyah adalah tempat penting untuk membentuk anak-anak berprestasi, yang akan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung Madrasah Diniyah dan mendukung pendidikan anak-anak mereka di sana. “Semoga ilmu yang diberikan memberi manfaat dan berkah, sehingga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang baik dan bermanfaat, khususnya bagi Kabupaten Pasuruan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Sekretaris DPC PKB yang juga berasal dari pesantren ini meminta doa dan restu dari para peserta, wali santri, dan tamu undangan untuk kelancaran dalam perjalanannya sebagai calon Bupati pada Pilkada 2024 mendatang. (ada/kun)
BACA JUGA: Desa Wisata di Kabupaten Pasuruan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah






