Magetan (beritajatim.com) – Delapan kecamatan di Magetan termasuk daerah rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Berdasarkan pemetaan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Magetan, diketahui delapan kecamatan tersebut berada di empat kawasan gunung yang terdapat hutan. Seperti Gunung Lawu, Gunung Bancak, Gunung Blego, dan Gunung Bungkuk.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi mengatakan, untuk wilayah desa di kawasan Gunung Lawu yakni Desa Genilangit, Alastuwo dan Gonggang di Kecamatan Poncol serta Desa Ngancar, Sarangan, Plaosan, Puntukdoro, Pacalan di Kecamatan Plaosan.
Kemudian, Desa Sukowidi, Ngiliran, Jabung, Bedagung, Tapak di wilayah Kecamatan Panekan. Serta, Desa Getasanyar dan Sidomulyo di Kecamatan Sidorejo. Untuk kawasan hutan Gunung Lawu termasuk risiko tinggi.
“Untuk yang di wilayah Gunung Bungkuk meliputi Desa Mategal dan Nglopang di Kecamatan Parang. Kemudian, untuk wilayah Blego yakni Desa Sayutan dan Trosono Kecamatan Parang,” kata Eka pada beritajatim.com, Senin (14/8/2023).
BACA JUGA:
Hutan Gunung Bungkuk Magetan Terbakar, Personel Gabungan Cepat Tanggap Padamkan Api
Dia melanjutkan, untuk yang berada di kawasan Gunung Bancak ada Kelurahan Lembeyan Kulon, Pupus, Krowe, Tapen, Desa Lembeyan Wetan di Kecamatan Lembeyan. Kemudian, untuk kawasan Kecamatan Kawedanan yakni desa Giripurno, Ngentep, Banjarpanjang. Pun, Desa Sundul di Kecamatan Parang juga termausk daftar rawan.
“Kami sudah laksanakan sosialisasi di sejumlah desa yang masuk daftar rawan terjadi Karhutla. Kami mantapkan pula satgas Karhutla. Untuk warga setempat kami minta agar segera melapor jika ada titik api di kawasan desa mereka yang dekat dengan hutan,” pungkasnya.
Untuk tahun ini baru terjadi kebakara hutan di lahan jati di Gunung Bungkuk masuk Desa Bungkuk, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Tepatnya pada Minggu (13/8/2023) pukul 17.00 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB oleh petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, PMI, relawan serta warga. [fiq/suf]






