Banyuwangi (beritajatim.com) – Tahun ini, jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK formasi guru di Kabupaten Banyuwangi yang lolos sebanyak 340 orang. Namun, dari jumlah itu hanya 334 yang berhasil mendapatkan SK pengangkatan.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi Ilzam Nuzuli menjelaskan mengenai hal itu. Sebenarnya, jumlah guru yang lulus seleksi PPPK 2022 sebenarnya memang berjumlah 340 orang.
Dari data itu, ternyata terdapat enam guru tak melanjutkan pemberkasan akibat beberapa hal.
“Ada satu orang yang meninggal dunia, satu orang memasuki batas usia hampir pensiun, dan empat orang mengundurkan diri,” kata Ilzam.
Baca Juga: Ratusan Guru di Banyuwangi Sah Jadi PPPK
Bagi mereka yang selesai pemberkasan, pemerintah memberikan SK pengangkatan. Bahkan jauh sebelum itu, para PPPK guru telah melalui beberapa tahapan yang berlangsung sejak Oktober tahun lalu.
“Para PPPK guru akan menandatangani kontrak yang bakal diperbarui setiap lima tahun. Pembaharuan kontrak dilakukan dengan catatan mereka tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan dan disepakati sebelumnya,” terangnya.
Sebanyak 334 guru PPPK saat ini telah dilantik langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Mereka terdiri terdiri dari guru agama Islam 98 orang, guru agama hindu 16 orang, guru agama kristen 3 orang, guru agama budha 1 orang, guru Bahasa Inggris 40 orang, guru Bahasa Indonesia 25 orang, guru Bimbingan Konseling 1 orang, guru IPA 27 orang, guru IPS 18 orang, guru kelas SD 54 orang, gruru Matematika 30 orang, Guru Prakarya 5 orang, guru olahraga 8 orang, guru PPKN 8 orang. (rin/ted)
[berita-terkait number=”3″ tag=”banyuwangi”]






