Sumenep (beritajatim.com) – Akibat senggolan dengan sepeda motor yang dikendarai pelajar, seorang ibu rumah tangga di Sumenep meninggal dunia. Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Lenteng, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, tepatnya di KM – 8.
“Kecelakaan itu terjadi antara dua sepeda motor, yakni Honda PCX dan Astrea Grand. Pengemudi Astrea Grand meninggal dunia,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (8/8/2023).
Kecelakaan itu berawal ketika sepeda motor Honda PCX warna hitam nopol M 6393 TW yang dikemudikan Moh. Dwi Angga (16), seorang pelajar warga Desa Pore, Kecamatan Lenteng, melaju dari barat ke timur.
Searah di depan PCX, melaju sepeda motor Honda Astrea Grand warna hitam nopol M 5291 VG yang dikendarai Norma Fitrianingsih (39), warga Desa Torbang, Kecamatan Batuan.
BACA JUGA:
Pejalan Kaki di Sumenep Meninggal Tertabrak Sepeda Motor
Saat pengendara Honda Astrea akan berbelok ke selatan, diduga pengendara PCX kurang waspada saat berkendara dan tidak memperhatikan keberadaan sepeda motor Astrea Grand yang akan berbelok ke kanan. “Akibatnya benturan tidak dapat dihindarkan. Sepeda motor PCX bersenggolan dengan Astrea Grand di badan jalan sebelah utara,” terang Widiarti.
Dalam kecelakaan tersebut, Dwi Angga, pengemudi PCX mengalami luka ringan dan dirawat di rumahnya. Sedangkan pengemudi Astrea Grand, Norma Fitrianingsih mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
‘Namun sayang, nyawamya tidak dapat diselamatkan. Norma meninggal di RSUD Sumenep. Sedangkan kedua kendaraan mengalami kerusakan. Kerugian material atas kerusakan dua sepeda motor itu diperkirakan Rp 600.000,” terang Widiarti. [tem/suf]






