Kediri (beritajatim.com) – Satu desa di Lereng Gunung Wilis Kabupaten Kediri mulai mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Dari desa tersebut, ada empat tempat yang terdampak air bersih.
Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Abdul Imam mengatakan, satu desa yang terdampak kekeringan tersebut adalah Kanyoran, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
Untuk menanggulangi kejadian itu, Polres Kediri Kota melakukan droping air bersih ke wilayah terdampak kekeringan.
“Kami melakukan droping air bersih ke Desa Kanyoran. Sebanyak 20 tangki yang kita kirimkan,” kata Kompol Abdul Imam disela pemberangkatan droping air bersih.
Polres Kediri Kota melakukan droping air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di Desa Kanyoran, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
Baca Juga : Dinas Pendidikan Kota Kediri Wadahi Bakat Seni Pelajar
Pada awal Agustus ini, empat titik di desa tersebut mulai mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Warga sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Masih kata Kompol Abdul Imam, droping air bersih ini juga sebagai wujud pengabdian Akademi Kepolisian Tahun 1995 kepada masyarakat.
Perlu diketahui, Kanyoran merupakan salah satu desa yang ada di lereng Gunung Wilis. Secara geografis, desa ini berada di kawasan perbukitan yang mengandalkan air bersih dari sumber mata air di lereng gunung.
Droping air bersih ini diberangkatkan dari Mako Satlantas Polres Kediri Kota. Kegiatan bakti sosial ini juga dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polres di Jawa Timur.
“Beliau ini (Akpol 1995) ingin dekat dengan masyarakat dengan memberikan bakti sosial air bersih secara serentak di wilayah Jatim,” katanya.
Lebih lanjut Abdul Imam menyampaikan, masing-masing polres jajaran Polda Jatim minimal menyiapkan sebanyak 20 tangki air bersih. [nm/ted]






