Jember (beritajatim.com) – Ada yang berbeda pada Jember Fashion Carnaval tahun ini dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini lokasi duduk penonton berbayar dan undangan akan meniru tribun penonton perhelatan balap mobil Formula 1 dan bukan lagi tempat duduk di bawah naungan tenda.
“Tribun itu tidak beratap dengan kapasitas 2.800 penonton, sehingga penonton menjadi bagian tak terpisahkan dari seni pertunjukan. Penonton atau wisatawan akan merasakan suasananya. Dengan ruang sangat terbuka, mereka akan berekspresi untuk merasakan kehadiran performa peserta karnaval,” kata Wakil Ketua Yayasan JFC David Susilo, Kamis (3/8/2023).
Pertunjukan utama JFC atau grand carnival akan digelar pada Sabtu (5/8/2023) malam. Memperkuat pertunjukan tersebut, penyelenggara akan memanfaatkan 400 lampu untuk pencahayaan, sound system yang kuat, videotron, dan teknologi animasi. “Kami akan menghadirkan seni pertunjukan yang luar biasa, memadukan sisi teknologi desain visual dengan pencahayaan yang luar biasa,” kata David.
JFC yang digelar pada 4-6 Agustus 2023 memasuki penyelenggaraan ke-21 setelah sempat terhenti pada 2020 karena pandemi Covid. Dengan tema besar Timelapse: Journey of The Earth, JFC menampilkan defile busana yang bercerita tentang perjalanan bumi sejak awal penciptaan hingga hari ini. Setiap defile disebut dengan Chapter atau Bab, seperti ingin menunjukkan babakan demi babakan.
Rencananya, pada 4 Agustus 2023, akan ada tiga karnaval yakni Pet Carnival (karnaval hewan piaraan), WACI (Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia), dan Art Wear. Pada 5 Agustus digelar Kids Carnival dan Grand Carnival. Sementara pada 6 Agustus dilaksanakan acara lanjutan expo dan puncak penutupan event. “Ada perform stage di alun-alun,” kata Presiden JFC Budi Setiawan.
Saat ini kontingen dari berbagai daerah mulai berdatangan, yakni dari Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Bandung, Cirebon, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Mandalika Nusa Tenggara Barat, dan Papua.
Selain menyaksikan JFC, mereka juga akan menjadi peserta WACI (Wonderful Archipelago Carnival Indonesia). “Mereka sudah memenuhi beberapa hotel di Kabupaten Jember,” kata David.
JFC juga akan dihadiri 30 talenta dari Jepang yang akan berpartisipasi dalam karnaval selama dua hari penyelenggaraan. “Selain itu akan hadir tamu-tamu relasi dari desainer nasional yang ikut menyemarakkan. Bahkan beberapa selebritis juga hadir,” kata pria yang menyukai kuliner mi kikil ini. [wir]






