Sampang (beritajatim.com) – Perahu penangkap ikan milik nelayan di Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, karam akibat dihantam ombak disertai angin kencang. Beruntung semua awak perahu selamat, hanya saja kendaraan air ini mengalami kerusakan cukup parah.
“Iya benar kejadian itu beberapa waktu lalu, dan semua selamat. Hanya kerugian materi,” terang Kasat Polairud Polres Sampang, Iptu Catur Rahardjo, Rabu (2/8/2023).
Catur menjelaskan, kondisi cuaca angin kencang disertai gelombang tinggi memang berpotensi terjadi di laut selat Madura. Sehingga mengancam keselamatan nelayan. “Tekanan rendah di sebelah barat laut benua Australia memicu bertambahnya kecepatan angin. Nah, ini berimbas pada gelombang tinggi termasuk perairan Kabupaten Sampang,” imbuh Catur.
BACA JUGA:
Infrastruktur Nelayan di Sampang Memprihatinkan
Pihaknya mengimbau kepada para nelayan untuk mempertimbangkan keselamatan jika melaut. Terutama melengkapi alat keselamatan diri untuk menghindari adanya korban jiwa. “Keselamatan nomor satu, maka kami mengimbau agar nelayan mempertimbangkan cuaca sebelum berangkat melaut,” ujarnya.
Terpisah, Zainudin, salah satu warga yang tinggal di pesisir Pantai Camplong mengatakan, angin kencang dan gelombang air laut tinggi berlangsung beberapa waktu lalu. Sehingga, sejumlah nelayan memanfaatkan kondisi itu untuk memperbaiki peralatan tangkap ikan termasuk jaring dan mesin.
“Beberapa hari terakhir ini memang angin kencang dan ombak besar, sebagian nelayan tidak melaut. Cuaca kurang bagus,” tandasnya. [sar/suf]






