Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara The 2nd World Congress of Young Neurosurgeon (ACNS-YNS) yang berlangsung mulai tanggal 28 Juli hingga 1 Agustus 2023.
Acara ini memiliki tema “Neurosurgery: the Next Generation” dan dipimpin oleh Dr. dr. Asra Al Fauzi, PhD, FICS, FACS, IFAANS sebagai ketua panitia.
Selama 5 hari, acara ini akan menyajikan beragam kegiatan, diawali dengan workshop yang berlangsung pada 28 hingga 30 Juli 2023, bertempat di FK UNAIR dan RSU Dr. Soetomo.
Workshop tersebut mencakup serangkaian materi yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi para dokter bedah saraf dan spesialis terkait, seperti Masterclass Glioma Surgery (Live Surgery), Spine Cadaveric, Skull base Cadaveric Workshop, Neurotrauma & Neurointensive Care, Micro anastomosis Workshop, Functional Neurosurgery (Live Surgery), serta 3D Neuroanatomy & Neurosurgical Workshop. Workshop-workshop ini memiliki peranan penting dalam meningkatkan keterampilan dan keahlian para dokter bedah saraf dan tenaga kesehatan lainnya.
Kongres ini menjadi platform luar biasa bagi para ahli bedah saraf muda di seluruh dunia untuk berkumpul, bertukar ide, dan memaparkan perkembangan terkini di bidang bedah saraf. Acara ini diharapkan dapat menarik para ahli, peneliti, praktisi medis, dan mahasiswa di bidang bedah saraf, sehingga memfasilitasi kolaborasi yang produktif dan penyebaran pengetahuan terkini.
Acara tersebut berhasil menarik 251 peserta dari dalam dan luar negeri, termasuk 95 pembicara, di antaranya 30 pembicara internasional dari 15 negara, seperti Brazil, Canada, China, India, Italy, Japan, Malaysia, Mexico, Nepal, Pakistan, Thailand, Turkey, Amerika Serikat, Uzbekistan, dan Vietnam. Keahlian dan wawasan para pembicara internasional ini memberikan kontribusi yang berharga dalam diskusi ilmiah dan memperkaya pengetahuan semua peserta.
Baca Juga: Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unair, Prof Joni Wahyuhadi Beber Soal Tumor Otak
Tidak lupa, ucapan terima kasih disampaikan kepada Universitas Airlangga dan RSUD Dr. Soetomo yang telah memberikan dukungan penuh dalam terselenggaranya acara ini. Dekan FK UNAIR, Prof. Dr. dr. Budi Santoso, Sp.OG(K), menyatakan bahwa FK UNAIR selalu mendukung program-program internasional untuk memperkuat kolaborasi dengan institusi luar negeri dan juga mendapatkan pengakuan internasional melalui fasilitas dan workshop berstandar internasional.
“Kami sangat antusias menyambut para ahli bedah saraf muda dari seluruh dunia ke Surabaya untuk menghadiri The 2nd World Congress of Young Neurosurgeon (ACNS-YNS),” ujar Prof. Dr.dr. Joni Wahyuhadi, Sp.BS(K), MARS.
“Acara ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk memperlihatkan inovasi terbaru, tetapi juga akan membentuk generasi mendatang pemimpin dalam bidang bedah saraf. Bersama-sama, kami akan menjelajahi horison baru dan membentuk masa depan bidang kami.”tambahnya

Penghargaan juga diberikan kepada Dr. dr. Asra Al Fauzi, PhD, FICS, FACS, IFAANS sebagai Ketua Panitia, beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam persiapan acara ini. Tanpa upaya mereka, acara ini tidak akan menjadi kenyataan. Juga, terima kasih disampaikan kepada semua pembicara nasional dan internasional yang telah berkontribusi dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka.
Tentang PERSPEBSI:
Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI) adalah organisasi profesional yang berdedikasi untuk kemajuan layanan bedah saraf di Indonesia. Dengan anggota yang terdiri dari para spesialis bedah saraf berpengalaman, PERSPEBSI mendorong penelitian ilmiah, pengembangan profesional, dan kolaborasi untuk meningkatkan perawatan dan hasil bagi pasien di bidang bedah saraf.






