Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC harus berkerja ekstra keras saat berhasil mencuri 3 poin sempurna di markas PS Barito Putera, di Stadion Demang Lehman Banjarmasin, Minggu (30/7/2023) malam.
Pada laga pekan ke-5 Liga 1, tim berjuluk Laksar Sape Kerrab berhasil merealisasikan target mengakhiri hasil minor pada dua laga tandang (away) yang mereka jalani sebelumnya.
Bahkan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, sekaligus memperpanjang catatan hasil positif saat bertanding melawan tim berjuluk Laksar Antasari, khususnya di kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air.
Hanya saja pada laga tersebut, Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan harus benar-benar bekerja ekstra keras untuk mendapatkan poin. Terlebih Barito Putera sangat berambisi mengakhiri rentetan hasil minor saat bertemu tim asal Pulau Garam, Madura.
“Tadi pemain sempat emosi dan beberapa kali melakukan kesalahan, tapi kita terapkan taktik berbeda dan akhirnya berjalan baik,” kata Pelatih Madura United FC, Mauricio Souza.
Baca Juga: Madura United Sukses Curi Poin Penuh di Markas Barito Putera Banjarmasin
Tidak hanya soal taktik, timnya juga harus beradaptasi cepat dengan kondisi lapangan yang dinilai kurang baik. “Lapangan tidak terlalu bagus, pemain harus keluar dari zona nyaman, karena selama ini mereka bermain di lapangan bagus,” ungkapnya.
“Kita coba bermain bola bawah, dan sesekali dengan bola jauh (long pass). Akhirnya kita mendapat poin luar biasa, karena kita tahu sangat susah menghadapi Barito,” pungkasnya.
Kemenangan 1-2 Madura United dari Barito Putera, tidak lepas dari gol bunuh diri pemain tuan rumah, Frendi Saputra (49′), serta sebiji gol José Brandão (83′). Sementara 1 gol Barito Putera dicetak Renan pada menit 87′. [pin/ted]






