Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kembali menggelar event tahunan, Majafest. Majafest 2023 kali ini, menitikberatkan pada wisata atraksi dengan tema ‘Harmoni Nusantara’.
Menelan anggaran sebesar Rp2,2 milyar, Majafest 2023 akan digelar selama tiga hari di Lapangan Kawiryan, Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Yakni Jumat-Minggu tanggal 3-5 Agustus 2023 mendatang.
Majafest 2023 merupakan kegiatan tahunan yang mengkolaborasikan antara pariwisata, ekonomi kreatif, seni, budaya serta sejarah di Kabupaten Mojokerto dalam bentuk event. Akan ada pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Tari Bedoyo Putri Mojosakti yang melibatkan 500 para siswi di Kabupaten Mojokerto.
Selain itu, juga akan ada Festival 100 Bantengan, Festival Sambal Wader, Mojokerto Tourism Award, hingga Pemilihan Gus Yuk 2023. Hiburan lain yang bisa dinikmati, yakni pertunjukkan seni reog, campursari, barongsai, Ludruk Karya Budaya, Keroncong Jelita, dan masih banyak lainnya.
Acara ini semakin meriah dengan adanya konser musik. Di mana akan ada penampilan dari Titi Laras pada Sabtu (4/8/2023), pukul 19.30 WIB. Kemudian pada Minggu (5/8/2023), ada penampilan dari Gildcoustic dan Alffy Rev – The True Friends feat. Meiska dan Gildcoustic.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto mengatakan, Majafest 2023 ini merupakan tahun ketiga. Melalui event tersebut, Pemkab Mojokerto berupaya menciptakan brand serta potensi wisata dan budaya di Kabupaten Mojokerto diharapkan bisa bergaung di tingkat regional, nasional bahkan mendunia.
“Dengan kekuatan media, saya yakin event Majafest 2023 ini akan dapat disejajarkan dengan event-event besar yang ada di Pemkab lain seperti Jember Carnival dan sebagainya. Saya yakin ini akan terwujud. Media sebagai pilar keempat demokrasi mempunyai peran yang strategis dalam membentuk persepsi,” ungkapnya.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto, Norman Handhito mengatakan, Majafest 2023 titik beratnya pada wisata atraksi dengan tema yang diusung Majafest 2023 adalah Harmoni Nusantara. “Harmoni Nusantara ini point nya adalah kerukunan, harmonisasi. Kita harus berpegang pada situasi yang harmonis, tahun depan kita memasuki tahun politik,” katanya
Masih kata Norman, yang membedakan Majafest tahun lalu dan Majafest 2023 adalah lebih bersifat kolosal. Mulai dari pekerja seni, penari siswa, musik dan melibatkan hampir 1.000 orang. Sebanyak 90 persen merupakan warga kabupaten Mojokerto. Selain lebih bersifat kolosal, tari Bedoyo Putri Mojosakti yang akan ditampilkan oleh 500 penari.
“Ini juga menjadi pembeda dari Majafest sebelumnya, sebanyak 500 penarinya berasal dari siswi di 21 SMA dan SMK di Kabupaten Mojokerto. Tari Bedoyo ini ditampikan pertama kali pada saat kami ada Festival Budaya Pelajar di Mojosari beberapa waktu yang lalu,” tuturnya.
Tari Bedoyo merupakan tari penyambutan tamu. Namun Tari Bedoyo Putri Mojosakti, lanjut Norman, campuran, kadang kencang dan terkadang pelan sehingga diyakini akan menampilkan tarian yang sekali dan lebih atraktif.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan, setiap pelaksanaan Majafest ada perbedaaanya. Pada Majafest 2021 produk yang dijual adalah adalah kopi dan cokelat sehingga saat itu ada Festival Kopi dan pemilihan Duta Cokelat.
“Sedangkan pada Majafest 2022 berusaha mengangkat batik Kabupaten Mojokerto. Produk batik dari pengrajin di Kabupaten Mojokerto ini sudah dibukukan. Kemarin kita mengeluarkan buku Majafest 2022 yang buku ini merupakan kompilasi dari batik-batik karya pengrajin Kabupetan Mojokerto,” jelasnya.
Batik-batik tersebut semuanya ada namanya, dan di Majafest 2022 diperagakan oleh para Kepala OPD, Direktur BUMD dan Direktur Bank Jatim Bersama dengan pasangannya. Pada Majafest 2023 yang ditonjolkan adalah pariwisata atraksi. Salah satunya adalah Bantengan yang menjadi budaya khas Kabupaten Mojokerto.
“Bantengan ini yang sebelum pandemi ada event sendiri, sekarang difasilitasi oleh Majafest. Harapannya nanti seperti festival Reog di Ponorogo. Majafest 2023 diharapkan dapat meningkatkan pemasaran dan pendapatan para UMKM di Kabupaten Mojokerto,” paparnya.
Karena selama tiga hari pelaku UMKM akan melakukan pemasaran produk-produknya dalam event Majafest 2023. Sehingga event yang melibatkan sejumlah OPD tersebut diharapkan bisa lebih baik dari Majafest sebelumnya. [tin/kun]
BACA JUGA:
Tragis! ABK asal Mojokerto Ditemukan Tewas Tenggelam di Bekas Tambang Sirtu
![Majafest 2023, Wisata Atraksi ‘Harmoni Nusantara’ di Kabupaten Mojokerto Pres conference Majafest 2023 di Pendopo GMT Pemkab Mojokerto. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230727-WA0000_8HwZIk6I9N-1024x576.jpeg)





