Kediri (beritajatim.com) – Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Kediri bertekad untuk mencetak lebih dari seribu pengusaha baru di Kediri selama kurun waktu tiga tahun ke depan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Komunitas TDA Kediri Achmad Fikri disela-sela Seminar Akbar dan Serah Terima Amanah (Sertinah) 4.0 – 5.0 dari Agus Supriadi kepadanya di Ameza Hotel Kediri, pada Sabtu (22/7/2023).
“Saat ini sudah ada 500 lebih member dan lebih dari 500 partisipan. Kalau ditotal 1.000 lebih dan pada 2023 -2026, pengurusan 5.0, tiga tahun ke depan target mencetak pengusaha baru 1 ribu atau menjadi 2 ribu pengusaha baru di Kota kediri yang akan banyak membatu pertumbuhan ekeonoman Kota Kediri,” kata Achmad Fikri.

Baca Juga : KJRA dan Pokmas Kediri Raya Audiensi dengan Kementerian BPN
Masih kata Fikri, para pengusaha yang tergabung dalam TDA Kediri mulai dari skala kecil, menengah hingga atas. Keberadaan mereka sangat membantu perekonomian di Kediri dan sekitar melalui pembukaan lapangan pekerjaan.
Untuk mencapai target, melahirkan lebih dari seribu pengusaha baru di Kediri ini, imbuh Fikri, TDA akan melakukan berbagai bimbingan. Sebagaimana diketahui, TDA merupakan satu-satunya komunitas pengusaha yang saling memberdayakan dan terus menerus mengeksplorasi sumber daya bisnis berbasis teknologi.
“Kami akan melakukan bimbingan, lebih khususnya ke maketing. Karena kebanyakan bisa membuat produk, tetapi tidak tahu bagaimana memasarkan, itu yang utama yang lebih penting,” terang Fikri.
Baca Juga : Progres TMMD ke-117 di Pojok Kota Kediri Memuaskan
Para pengusaha dalam TDA akan saling mensupport satu sama lainnya dan menjadi mentor untuk sesama pengusaha. Konsep ini mereka sebut TDA Camp Kediri yakni, sebagai salah satu wadah pendekatan para bisnis owner kepada para mentor.
“Seperti saya, memulai bisnis dari awal yang tidak mempunyai mentor dan guru. Dan saya blajar melalui silaturahmi melalui youTube. Ini ilmu dan relasi yang saya punya kita arahkan untuk membantu mementori teman-teman yang bisnisnya kecil, menengah, dan besar. Supaya yang bisnisnya mikro menjadi menengah, menenangah menjadi besar,” tegas Fikri.
TDA melihat peluang usaha di Kediri ke depan sangat terbuka lebar. Bagi pelaku usaha yang masih bingung untuk meningkatkan kapasitasnya, bisa belajar melalui TDA ini.
Baca Juga : Hari Jadi ke-1144, Wali Kota Kediri Santuni 1.641 Anak Yatim
“Saya sering mengarahkan mereka belajar. Teman-teman terbuka. Siapapun yang datang akan diterima, semua mentornya wellcome,” imbuhnya.

Menurut Fikri, sektor usaha yang potensial di Kediri ke depan, bergerak pada usaha kuliner, fashion dan pariwisata. Dirinya berpesan kepada seluruh masyarakat Kediri untuk mengambil manfaat dari hadirnya Bandara Kediri sebagai salah satu peluang usaha.
“Dalam menyambut Bandara Kediri ini, kami mempersiapkan teman-tema TDA Kediri. Jangan sampai dikuasia orang dari luar Kediri. Makanya, sosial medianya harus mulai aktif, karena untuk memperkenalkan produk usahanya itu melalui dengan sosial media, karena biayanya murah,” pesannya.
Baca Juga : Hari Jadi ke-1144, Wali Kota Kediri Santuni 1.641 Anak Yatim
Untuk diketahui, selain agenda sertinah dari Ketua TDA Kediri 4.0 Agus Supriadi ke Ketua TDA Kediri 5.0 Achmad Fikri, acara kali ini juga disi dengan Seminar Akbar.
Tema yang diangkat dalam seminar ini adlaah ‘7 Rahasia Membangun Bisnis’. Seminar ini menghadirkan owner Ayam Goreng Nelongso Nanang Suherman yang memiliki banyak bisnis kuliner serta mempunyai lebih dari 10 ribu orang karyawan, sebagai narasumber. [nm/ted]






