Banyuwangi (beritajatim.com) – Atlet yang tampil di Banyuwangi Open Paralayang Liga Jatim 2 merupakan atlet muda potensial. Mereka para atlet yang disiapkan untuk gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VIII mendatang.
Lebih dari itu, para atlet tersebut juga beraksi untuk proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) di NTB dan NTT 2028 mendatang. Sehingga ajang ini sekaligus menjadi tolak ukur pencarian bakat atlet Paralayang terbaik bagi Jawa Timur.
“Peserta liga ini adalah atlet Porprov Jatim yang nantinya diproyeksikan mengikuti PON 2028 yang rencananya digelar di NTB dan NTT,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Banyuwangi, Aziz Hamidi.
Aziz menyebut, meskipun gelaran PON 2028 masih panjang namun perlu persiapan matang. Di sisi lain, atlet untuk berlaga di PON 2024 telah melalui tahapan serupa.
“Karena atlet untuk PON 2024 sudah kita siapkan sebelumnya,” ujarnya.
Baca Juga: Sejarah Panjang Ritual Petik Laut Lampon Banyuwangi
Aziz menambahkan, Liga Paralayang Jatim 2, Banyuwangi Open 2023 ini melombakan dua nomor lomba, yakni kategori pelajar dan umum. Bagi kategori pelajar, dibuka untuk kelompok usia 19 dan 21 putra dan putri.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk lebih memperkenalkan olahraga paralayang kepada masyarakat. Paralayang tergolong baru di Banyuwangi,” kata Aziz. (rin/ted)






