Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan Ojol berdemo di kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, Kamis (20/07/2023). Dalam demo ini, petugas kepolisian menyiapkan 625 personel untuk mengamankan jalannya demo.
Kasihumas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi mengatakan, ratusan personel tersebut tersebar di Bundaran Waru Sidoarjo, Kantor Dishub Jatim, Diskominfo Jatim, Polda Jatim, serta Gedung Negara Grahadi.
“Sebanyak 625 personel diturunkan untuk pengamanan aksi, mulai dari titik kumpul Bundaran Waru,” ujar Haryoko, ketika dikonfirmasi Beritajatim.com.
Haryoko menyebut, jika dari informasi yang diterima oleh pihak kepolisian, ratusan massa aksi juga akan mendatangi sejumlah kantor aplikator. Mereka pun mengubah titik aksi terakhir di Kantor Gubernur Jatim.
“Ada perubahan lokasi aksi Frontal (Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal) Jatim, untuk sasaran aksi Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan,” jelasnya.
BACA JUGA:
Demo Ojol di Kantor Gubernur Jatim, Hindari 7 Jalan Ini
Sebelumnya, Ratusan ojol demo di kantor Gubernur Surabaya, Kamis (20/07/2023). Para pendemo terlebih dahulu berkumpul di bundaran Cito sebelum berangkat ke kantor Gubernur di Jalan Pahlawan. Polisi menghimbau kepada masyarakat agar menghindari 7 jalan lokasi berpotensi macet di Surabaya.
Ketujuh lokasi itu adalah, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ronggolawe, Jalan Ngagel, Jalan Pemuda, Jalan Taman AIS Nasution, Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Pahlawan.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazzlurahman menjelaskan jika tidak ada penutupan jalan di Surabaya. Namun, ketika ada jalanan yang macet, tidak menutup kemungkinan polisi akan rekayasa lalu lintas.
BACA JUGA:
Polresta Malang Tangkap Ojol Nyambi Kurir Sabu dan Ganja
“Tidak ada mas, tidak ada penutupan jalan,” ujar Arif ketika dikonfirmasi Beritajatim.com, Kamis (20/07/2023).
Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya menghimbau agar para pendemo tidak melakukan aksi anarkis yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas di kota Surabaya. Ia juga meminta agar masyarakat bisa mencari jalur alternatif lain dan tidak melintasi 7 titik lokasi yang menjadi arus pendemo. [ang/beq]






