Pasuruan (beritajatim.com) – Semalam, Pasuruan Raya dilanda dua kebakaran. Titik pertama terjadi di sebuah gudang kayu di Kelurahan Gadingrejo, Kota Pasuruan, sementara titik kedua kebakaran melanda toko sembako di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Pada titik pertama kebakaran, setidaknya dua gudang kayu hangus terbakar, salah satunya dimiliki oleh Sakur (45). Kebakaran ini diduga akibat konsleting listrik di gudang milik warga Sidoarjo yang berdekatan dengan milik Sakur pada Rabu (19/7/2023).
Sakur melaporkan bahwa ia melihat percikan api keluar dari belakang gudang saat kejadian terjadi. Akibat angin kencang dan material kayu, api dengan cepat merambat dan menghanguskan dua gudang kayu.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. “Dua mesin senso saya habis terbakar, perkiraan kerugian sekitar Rp 30 juta,” ungkap Sakur.
Baca Juga: Salahgunakan BBM Subsidi, Polres Pasuruan Ringkus Dua Warga Purwosari
Sementara itu, titik kedua kebakaran terjadi di toko sembako yang terletak di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan pada Kamis (20/7/2023) sekitar pukul 02.30 WIB. Toko sembako milik Liyanto (52) dilaporkan luluh lantak dan tidak tersisa.
Saksi Suriyati, seorang karyawan toko, menyatakan bahwa ia pertama kali mendengar letupan dari lantai bawah. Dia segera membangunkan temannya setelah mendengar suara tersebut. Namun saat turun, gudang sudah dipenuhi asap tebal, sehingga dua karyawan membangunkan pemilik toko. Tak lama kemudian, asap semakin tebal dan menembus lantai atas toko.
“Saat asap semakin tebal, kami semua keluar melalui pintu samping dan meminta bantuan dari warga sekitar. Bersama-sama, kami berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” cerita Suriyati.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun pemilik toko mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta. (ada/ted)






