Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Mauricio Souza menilai timnya tampil inkonsisten saat dikalahkan Bali United FC 2-1 pada laga pekan ketiga Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Sabtu (15/7/2023) malam.
Pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab sebenarnya mampu unggul cepat saat laga baru berjalan 2′ menit. Eksekusi penalti Hugo Gomes berhasil membawa tim tamu unggul 0-1 dari tim tuan rumah.
Namun Serdadu Tridatu berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 berkat eksekusi penalti Jefferson Matues pada menit 22′, sekaligus membalikkan keunggulan 2-1 melalui aksi Jajang Mulyana pada menit 33′.
Baca Juga: Hujan Kartu, Madura United Gagal Ciri Poin di Markas Bali United
Gol tersebut sekaligus menjadi hasil akhir pertandingan antara tim asal Pulau Dewata, menjamu tim Pulau Garam Madura. “Babak pertama kita tampil bagus, tapi babak kedua kita bermain dengan 10 orang dan membuat kita sulit mengembangkan permainan,” kata Maurucio Souza.
“Pemain sudah menjalankan instruksi dengan baik, disiplin mereka bagus dan benar-benar menjadi tim laki-laki (fight). Namun setelah mencetak gol, intensitas kita menurun dan Bali justru mampu meningkatkan intensitas dan membalikkan keadaan,” ungkapnya.
Baca Juga: Line Up Madura United Kontra Bali United
Seyogyanya, timnya memiliki sejumlah peluang untuk setidaknya menyamakan skor. Tapi sayang mereka selalu gagal mengkonversi peluang menjadi gol. “Babak kedua kita tampil fokus, dan kita bisa tunjukkan karakter kita yang sebenarnya,” tegas Maurucio Souza.
“Jujur kami sedih dengan skor ini, tapi kami tetap semangat. Kita masih memiliki waktu sepakan untuk mempersiapkan tim, dan kita lihat yang terbaik untuk tim ini,” pungkasnya. [pin/but]






