Jombang (beritajatim.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa untuk menaikkan elektabilitas dirinya banyak berdoa dan banyak mencari berkah dari kiai serta ulama. Karena menurutnya tidak ada ihtiar yang sia-sia.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Sandi, panggilan akrab Sandiaga Uno, menjawab pertanyaan wartawan terkait anjloknya elektabilitas dirinya sebagai bacawapres (bakal calon Wakil Presiden), Sabtu (15/7/2023), di PPMM (Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif) Denanyar Jombang Jawa Timur.
“Tidak ada ihtiar yang sia-sia. Semuanya sesuai dengan prinsip kerja saya. Yakni, kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas.Insya Allah semua sudah ditentukan oleh yang di ‘Atas’. Kita doakan yang terbaik,” ujar Sandi yang juga Ketua Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan hasil survei elektabilitas Calon Wakil Presiden (Cawapres). Survei ini dilakukan selama satu minggu, dari 1 hingga 8 Juli 2023. Kemudian dipublikasikan pada 11 Juli 2023.
Hasilnya, Erick Thohir meraup suara tertinggi 14,3 persen dalam simulasi 24 nama bersifat semi terbuka. Kemudian disusul oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (13,5 persen).
Peringkat ketiga diduduki Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, sebesar 9,9 persen. Kemudian posisi empat dan lima besar ditempati Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (9,5 persen), serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (8,9 persen).
Sandi tak menampik adanya hasil survei tersebut. Menurutnya, survei merupakan gambaran kinerja dan kedekatan dengan masyarakat, sebagai salah satu tolok ukur. Namun demikian, lanjut Sandi, yang akan menentukan nantinya adalah para pimpinan partai politik, tentunya dengan rida Allah.
“Saya akan berjuang di tengah masyarakat untuk menghadirikan percepatan pembangunan yang fokus pada bidang ekonomi. Saya ingin ekonomi ini menjadi narasi utama. Sehingga pembangunan ekonomi bisa melahirkan lapangan kerja,” ujar Sandiaga menambahkan.
Kapan terakhir komunikasi dengan Ganjar Pranowo? Sandi mengungkapkan bahwa dirinya bertemu dengan Ganjar dua hari lalu dalam acara ‘Postcas Kaesang’. Dalam pertemuan tersebut dirinya dan Ganjar saling mendoakan. “Demi yang terbaik untuk bangsa dan negara,” pungkasnya.
Dalam kunjungan tersebut Sandi juga berziarah ke makam pendiri NU sekaligus pendiri PPMM Denanyar KH Basri Syansuri. Selanjutnya, Sandi memberikan motivasi kepada santri dalam acara “Program Pelatihan Santri Digitalpreneur Indonesia 2023′ di masjid pesantren tersebut. [suf/kun]
BACA JUGA:






