Jember (beritajatim.com) – Prestasi atlet Jawa Timur dalam 14 cabang olahraga yang jadi tolok ukur Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) berada di atas Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jawa Timur II jadi bagian dari mempertahankan prestasi itu.
Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur M. Ali Kuncoro, usai pembukaan Pomprov Jatim II di Gedung Auditorium Universitas Jember, Sabtu (15/7/2023). “Pomprov ini sesuai dengan Peraturan Presiden tentang DBON,” katanya.
“Event-event semacam ini salah satu tujuannya adalah mencari bibit-bibit yang ke depan mampu mempertahankan prestasi kita secara nasional. Dari cabor utama yang jadi tolok ukur di DBON, Jawa Timur sampai hari ini masih nomor dua. Nomor pertama adalah Jawa Barat dan ketiga adalah DKI,” kata Ali.
DBON adalah dokumen rencana induk tentang arah kebijakan pembinaan dan pengembangan olahraga nasional yang diluncurkan pada 9 September 2021. Ada 14 cabang olahraga prioritas yang masuk ke dalam DBON yakni bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, wushu, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, dayung, senam artistik, dan pencak silat.
Dengan adanya pomprov, potensi atlet di Jatim akan tumbuh ke tingkat nasional. “Ketika (atlet) sudah di tingkat mahasiswa, kami akan berkolaborasi dengan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) untuk event-event selanjutnya, baik nasional dan internasional,” kata Ali.
Pekan Olahraga Mahasiswa Jawa Timur II diselenggarakan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, 15 – 22 Juli 2023. Ada 3.224 orang atlet dari 106 perguruan tinggi negeri dan swasta yang akan bertanding dalam 19 cabang olahraga.
Delapan perguruan tinggi di Jember menjadi tuan rumah, yakni Universitas Jember, Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq, Politeknik Negeri Jember, Institut Teknologi dan Sains Mandala, Universitas dr. Soebandi, Universitas PGRI Argopuro, Universitas Islam Jember, dan Universitas Muhammadiyah Jember.
“Bagi pihak penyelenggara, ada lima sukses yang ingin kita raih, yakni sukses penyelenggaraan, sukses perekonomian, sukses prestasi, sukses industri pariwisatanya, dan sukses industri olahraga,” kata Ali.
Rektor Unej Iwan Taruna berharap Pomprov Jatim II ini akan melahirkan atlet-atlet yang tangguh yang bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional. “Namun tentu saja perlu diingat, walau tengah berkompetisi, jiwa sportivitas wajib dijunjung tinggi, sehingga tema Pomprov Jawa Timur II yang bertajuk ‘Cerdas, Berkarakter dan Berprestasi’ dapat terwujud,” katanya. [wir]






