Sumenep (beritajatim.com) – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kabupaten Sumenep sampai pertengahan 2023 masih minim. Berdasarkan data di Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, jumlah wisman yang berkunjung ke Sumenep pada 2022 hanya 21 orang. Sedangkan di tahun 2023 hingga saat ini, jumlah wisman yang berkunjung ke Sumenep sebanyak 128 orang.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan mengakui masih minimnya kunjungan wisman ke Sumenep. Namun menurutnya, itu akibat efek masa pandemi Covid-19. Saat ini setelah lewat dari masa pandemi, ia optimis kunjungan wisman ke Sumenep akan kembali meningkat.
“Yang menjadi kekhawatiran para turis mancanegara ke Sumenep ini soal aman tidaknya dari Covid-19. Karena itu, kami menjalin komunikasi dengan biro perjalanan wisata internasional, menyampaikan bahwa Sumenep ini aman dari Covid-19 dan siap dikunjungi para wisman,” ujarnya, Rabu (12/07/2023).
Ia mengaku saat ini mulai mengoptimalkan sarana dan prasarana serta promosi wisata, untuk menggenjot kunjungan wisman. “Untuk tahun 2023, baru dua objek wisata di Sumenep yang dikunjungi wisman, yakni Keraton dan Pulau Giliyang. Kalau tahun lalu wisman ada yang ke Pulau Gili Labak, kemudian ke Pantai Lombang,” ujarnya,
Ia optimis kunjungan wisman ke Sumenep akan semakin meningkat. Karena itulah, untuk menarik wisatawan, Kabupaten Sumenep terus menggelar berbagai even di beberapa objek wisata. “Saya optimis, objek wisata di Sumenep ini bagus-bagus dan menarik untuk wisatawan. Hanya mungkin mereka belum tahu. Tugas kita bersama adalah mempopulerkan objek wisata di Sumenep agar para wisatawan itu bisa singgah, berkunjung, kalau perlu bermalam di Sumenep,” ucapnya.
Lebih lanjut Iksan mengatakan, demi mempromosikan wisata di Sumenep, pihaknya datang ke Bali yang mempunyai tingkat kunjungan wisman cukup tinggi. Pihaknya menjalin komunikasi dengan ‘travel agent’ internasional agar menjadikan Sumenep sebagai bagian dari rute kunjungan wisata para wisman.
“Rombongan wisman biasanya menggunakan kapal pesiar untuk berkunjung. Bulan Mei kemarin cukup banyak wisman yang berkunjung ke Sumenep. Ada 113 orang menggunakan kapal pesiar. Mereka ke keraton Sumenep. Insya Allah akan disusul dengan kunjungan-kunjungan berikutnya,” tukasnya optimis. (tem/kun)
BACA JUGA:






