Surabaya (beritajatim.com) – FIFA World Cup U-17 yang berlangsung pada November 2023 nanti akan menggunakan Stadion GBT (Gelora Bung Tomo) Surabaya sebagai salah satu venue pertandingan. Hal ini tentu membutuhkan persiapan matang, termasuk dari jajaran Kepolisian.
Kapolda Jatim Irjen Toni mengatakan event Internasional FIFA World Cup U-17 tentunya akan disambut masyarakat dengan euforia yang cukup tinggi. Sehingga dapat berpengaruh kepada mobilitas masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur.
“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan seluruh sumber daya, baik personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi patuh semeru ini dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan,” ujarnya dalam apel gelar pasukan, Senin (10/7/2023).
Selain itu, Toni juga menekankan kepada seluruh personel Kepolisian, selama pelaksanaan operasi agar selalu memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Memohon perlindungan dan keselamatan.
BACA JUGA:
PSSI Minta Anggaran Rp400 Miliar untuk Piala Dunia U-17
“Pedomani standar operasional prosedur yang ada dengan mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan. Serta jangan lupa untuk menjaga stamina dan kesehatan fisik serta mental saudara,” pesan Kapolda Jatim.
“Hindari tindakan kontraproduktif yang dapat menurunkan citra polri yang mungkin dapat diviralkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Seperti pungli, bersikap kurang sopan, arogan saat memeriksa masyarakat dan lain sebagainya,” pungkasnya. [uci/beq]






