Jakarta (beritajatim.com) – Sejumlah persiapan dilakukan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjelang penerapan video assistant referee (VAR) di Liga 1 musim 2023/2024. Salah satunya adalah memberikan edukasi ke kalangan wasit.
Sebanyak 42 wasit yang terdiri dari 18 wasit Liga 1 dan 24 wasit Liga mulai mendapatkan edikasi tentang VAR oleh instruktur yang didatangkan dari FIFA.
Banyak materi yang diberikan kepada para wasit. Seperti VAR Protokol Basics, VAR New Way to Decide, VAR Line, Intervention Challenges, Intervention Hand Ball, hingga Intervention Fouls. Beragam materi itu dijelaskan selama dua hari oleh VAR Lead Instructure dari FIFA, Subkhidin.
Asep Saputra Direktur Operasional LIB sekaligus VAR Project Leader menjelaskan VAR Education untuk wasit merupakan bagian dari proses menuju penerapan teknologi VAR di Liga 1 2023/24.
“Pada prinsipnya kami berharap semua wasit punya pemahaman yang sama tentang penggunaan VAR sehingga akan berdampak pada kualitas pertandingan,” ucap Asep dalam laman resmi PT LIB.
[berita-terkait number=”3″ tag=”var”]
“Kami menyadari itu butuh proses yang lama dan sangat detail. Kami berharap enam bulan ke depan, semua wasit sudah memahai dan siap untuk diterapkannya VAR. Perlu diketahui, bagi wasit, ini adalah VAR Education yang pertama. Masih ada pertemuan berikutnya,” sambungnya.
Wasit Liga 1 yang mengikuti kegiatan ini di antaranya Thoriq Alkatiri, Yudi Nurcahya, Asep Yandis, Bangkit Sanjaya, Rio Putra Permana, M Erfan Efendi, Abdul Aziz, Agus Fauzan Arifin, Aidil Azmi, Armyn Dwi Suryatin, Gedion Dapaherang, Ginanjar Rahman Latief, Naufal Adya Fairuski, Nendi Rohaendi, Ryan Nanda Saputra, Choirudin, dan Zetman Pangaribuan.
Sementara dari wasit Liga 2 2023 ada Aprisman Aranda, Cahya Sugandi, Sance Lawita, Agung Setiyawan, Mansyur, Tomi Manggopa, Agus Walyono, Amri Nurhadi, Axel Febrian Sinaga, Bagus Kurniawan, Candra, Eko Saputra, Fibay Rahmatullah, Hamdi, Irfan Wahyu Wijanarko, Irul Hidayat, Louis Ridho Muhammad, Muhammad Iqballuddin, Muhammad Tri Santoso, Pipin Indra Pratama, Steven Yubel Poli, Subro Malisi, Totok Fitrianto, dan Ridwan Pahala.
“Agenda ini sangat penting bagi kami. Karena biar bagaimana pun butuh hal-hal baru untuk up date kemampuan kami. Apalagi terkait VAR yang harus kami pahami sejak awal,” ujar Thoriq Alkatiri. (faw/ted)






