Magetan (beritajatim.com) – Rumah penjahit di Desa Kuwonharjo Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan terbakar pada Rabu (28/6/2023) pukul 15.30 WIB. Akibatnya, atap rumah rusak parah.
Kejadian berawal saat rumah tersebut ditinggalkan pemilik. Marsikun (37) tengah berada di Ponorogo dan anaknya main ke rumah tetangga. Kebakaran pertama kali diketahui tetangga, karena ada asap hitam membumbung tinggi. Anaknya pun segera pulang, bocah kelas V SD itu turut meminta pertolongan pada warga lainnya.
“Gak tahu gimana timbul api. Yang jelas, saat ada asap membumbung itu warga langsung mencoba melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Ada juga yang langsung menelepon Damkar Magetan,” kata Saiun, ketua RT setempat.
Tak sampai setengah jam, dua unit damkar Magetan langsung menuju lokasi. Ditambah satu unit Damkar dari Kota Madiun. Sekitar 40 menit api sudah dipadamkan berikut petugas melakukan pendinginan.
Marsikun yang tahu rumahnya terbakar hanya bisa terdiam. Tetangganya sudah menyelamatkan sebagian harta benda milik Marsikun. Setelah api berhasil padam dan kondisi sudah aman, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengatakan, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, diketahui bagian rumah yang terbakar yaitu bagian atap/reng dari kayu pada kamar serta bagian atap/reng dari kayu dapur.
BACA JUGA:
Warga Magetan Ngeluh Mobil Parkir Ngawur di Jalan Ahmad Yani
“Berdasarkan keterangan anak pelapor, Kebakaran tersebut dimungkinkan disebabkan oleh arus pendek listrik/korsleting pada bagian kamar, Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp75 juta. Berdasarkan olah TKP awal, diduga api berasal dari Konsleting listrik bagian atap /reng kayu kamar belakang,” kata Kuncahyo.
Dalam musim kemarau ini, petugas mengimbau masyarakat agar turut mengecek sumber listrik yang rusak atau bermasalah. Karena dikhawatirkan dapat memicu percikan api dan menyebabkan kebakaran. [fiq/but]






