Jakarta (beritajatim.com ) – Sejauh ini, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo menjadi tokoh yang dianggap paling mungkin untuk berkompetisi dalam Pilpres. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Populi Center, Ganjar Pranowo sebagai tokoh yang paling banyak dipilih oleh masyarakat dan Sandiaga Uno menjadi nama yang paling banyak dipilih untuk menjadi wakil presiden.
“Pada pertanyaan terbuka atau top of mind mengenai tokoh yang akan dipilih pada Pilpres 2024, data menunjukkan Ganjar Pranowo sebagai tokoh yang paling banyak dipilih oleh masyarakat sebagai Presiden apabila pemilihan presiden dilakukan hari ini,” ujar Peneliti Populi Center Hartanto Rosojati, Senin (26/3/2023).
Dia mengatakan, Ganjar memperoleh 21,9 persen, disusul Prabowo Subianto (19,3 persen), dan Anies Baswedan (14,4 persen). Sementara untuk wakil presiden, Sandiaga Uno menjadi nama yang paling banyak dipilih untuk menjadi wakil presiden dengan 9,8 persen, disusul Ridwan Kamil (7,5 persen), dan Erick Thohir (5,9 persen).
Dia menambahkan, dinamika dukungan masyarakat kepada calon presiden cukup menarik untuk diperhatikan. Berdasarkan data tren, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto menjadi dua tokoh yang memiliki tingkat elektabilitas yang cukup ketat.
Baca Juga:
PPP: Sandiaga Paket Komplet Lengkapi Ganjar Menangkan Pilpres 2024
“Dalam simulasi tertutup tiga tokoh, Ganjar Pranowo unggul dengan 35,8 persen, disusul Prabowo Subianto (33,4 persen), dan Anies Baswedan (23,2 persen),” katanya.
Sementara, dilihat dari sebaran pilihan partai yang akan dipilih pada pemilu legislatif untuk memilih anggota DPR RI mendatang, pemilih Ganjar Pranowo paling banyak datang dari mereka yang akan memilih PDI-P (77,6 persen) dan PKB (42,4 persen). Sementara pemilih Prabowo Subianto paling banyak berasal dari pemilih Partai Gerindra (78,2 persen), Partai Golkar (47,1 persen), PAN (40 persen), dan PPP (32,4 persen).
“Untuk Anies Baswedan, dukungan terhadapnya paling banyak berasal dari pemulih Nasdem (51,4 persen), PKS (63,4 persen), dan Partai Demokrat (46,2 persen),” ujarnya. [hen/beq]






