Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC mengapresiasi dan mendukung kerja keras masyarakat Madura, khususnya mereka yang merantau mencari nafkah ke berbagai daerah di Indonesia.
Salah satunya melalui sektor usaha toko kelontong yang identik dengan sebutan toko atau Warung Madura, yang saat ini semakin menjamur di berbagai daerah di Nusantara.
Bahkan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, manajemen Madura United menyertakan tulisan ‘Warung Madura; Rezeki Semut Tak Tertukar’, tertempel pada jersey loreng khas Laskar Sape Kerrab, yang akan dikenakan selama laga pra musim 2023.
Baca Juga: ‘Ngalap Berkah’, Skuad Madura United Kunjungi Pesantren Al-Hamidiy Banyuanyar
“Ini jersey pra musim sebagai penghargaan dan respect terhadap Warung Madura, yang bertarung mencari rezeki halal melawan gajah penguasa reatil modern, bersaing sehat dan terhormat. Mereka yakin ‘rezeki semut tak tertukar’,” kata Achsanul Qosasi, dikutip dari salah satu jejaring medsos pribadinya, Minggu (25/6/2023).
Bos Madura United FC juga menegaskan jika jersey tersebut akan tetap dikenakan Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan, khususnya dalam menjalani berbagai pertandingan sebelum kompetisi resmi Liga 1 2023 bergulir.
“Karena tidak ada pra musim, maka jersey ini tetap dipakai jika ada Piala Liga Indonesia, Piala Presiden, atau piala apapun yang bukan Liga 1,” tegasnya.
Baca Juga: Lee Yu-jun Akhiri Kerjasama dengan Madura United
Tidak hanya itu, keberadaan jersey tersebut juga diperuntukkan untuk masyarakat umum tidak terkecuali suporter Madura Bersatu. “Sudah siap (Jersey khas Warung Madura) di Distro Resmi Madura United,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Warung Madura merupakan salah satu usaha masyarakat Madura, berupa toko kelontong serba ada dan menjual beragam kebutuhan pokok. Keberadaanya cukup mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Di mana keberadaannya tersebar dan hampir tidak pernah sepi pembeli.
Selain itu, warung yang biasanya menjadi lahan bisnis perantau asli Madura, yang sudah berlangsung turun temurun. Merupakan warung yang biasanya buka 24 jam dengan menerapkan sistem bergantian dengan durasi 12 jam untuk masing-masing penjaga warung. [pin/suf]
![Warung Madura dan Madura United FC Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi dengan jersey loreng khas Laskar Sape Kerrab dengan tulisan 'Warung Madura'. [Gambar: IG Achsanul Qosasi]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230625_113329.jpg)





