Jakarta (beritajatim.com) – PDIP (PDI Perjuangan) telah menjadi salah satu kekuatan dalam politik Indonesia, tidak hanya sebagai partai nasionalis religius, tetapi juga sebagai partai yang dapat beradaptasi dengan perubahan zaman.
Hal ini terlihat jelas dalam acara peringatan Bulan Bung Karno yang diadakan oleh DPP PDIP di Gelora Bung Karno pada Sabtu (24/6/2023). Di antara 100 ribu kader yang hadir, terlihat banyak wajah-wajah dari kalangan milenial yang mengisi tribun.
Di tempat acara, mudah untuk menemukan para kader muda, termasuk banteng muda dari Jawa Timur yang juga ikut serta dalam acara tersebut. Mereka mengenakan seragam merah-hitam yang lengkap dengan pin Bung Karno.
“Acara puncak Bulan Bung Karno di GBK hari ini dihadiri oleh struktur, badan, sayap, dan bahkan bacaleg, dengan kehadiran yang banyak dipenuhi oleh kelompok milenial,” ungkap Ketua Bappilu DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono.
Hal ini menunjukkan bahwa PDIP merupakan partai yang diminati oleh semua generasi, tambah Deni Wicaksono.
Baca Juga:
Kanang PDIP Jatim: Jadi Alat Menang Hattrick Spektakuler
Para kader muda mengungkapkan kebahagiaan dan kagum mereka atas kesempatan dapat menghadiri acara partai terbesar kedua setelah momen konsolidasi logo partai pada tahun 1999 di GBK.
Salah satunya adalah Ketua PAC PDIP Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Redam Guruh. Berada di tengah-tengah kader banteng membuatnya teringat akan perjuangan Sang Proklamator.
“Bulan Bung Karno adalah momen kebangsaan yang luar biasa. Kita tidak hanya mengingatnya sebagai manusia biasa, tetapi sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap bangsa dan tanah air,” kata Redam Guruh.
Baca Juga:
PDIP Jatim: Energi Berlipat Ganda usai Puncak Bulan Bung Karno di GBK Jakarta
Sementara itu, Avidatu Nasiroh dan Mega Dewata Ayu, dua kader perempuan milenial dari Jatim, mengapresiasi kerja sama komunitas juang yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik, sehingga berjalan dengan tertib dan menakjubkan.
“Meskipun ada ratusan ribu massa, semuanya berjalan dengan tertib, terkendali, dan lancar,” kata Mega Dewata Ayu.
Sementara Avidatun Nasiroh menambahkan, “Saya sangat kagum dan terkesan dengan acaranya, semuanya terlihat keren, semua elemen bergabung menjadi satu di sini.” [beq]






