Pasuruan (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan melaunching Bulan Dana PMI Kabupaten Pasuruan. Dalam launching kali ini, PMI menargetkan setidaknya Rp 500 juta selama satu tahun.
Hal ini disampaikan Ketua Bulan Dana PMI Kabupaten Pasuruan Tahun 2023, Sudiono Fauzan. Mas Dion sapaan akrabnya mengatakan bahwa tahun sebelumnya PMI telah mendapatkan Rp 350 juta.
Sedangkan untuk anggaran yang diperoleh dari Pemkab Pasuruan sendiri mencapai Rp 970 juta. Anggaran ini tak hanya sekadar melakukan kegiatan donor darah dan pertolongan pertama saat kecelakaan.
“PMI juga melakukan kegiatan sosial seperti halnya mendirikan dapur umum di titik bencana. Lalu bencana alam kekeringan juga PMI mengirim air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan,” kata Dion yang juga Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (19/6/2023).
Mas Dion juga mengatakan bulan dana ini didapat dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, anggota DPRD, pegawai negri sipil. Tak hanya itu siswa siswi di seluruh Kabupaten Pasuruan juga turut diajarkan untuk mempunyai jiwa sosial.
“Ini semata-mata untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan bagi para siswa siswi kita. Meraka hanya diwajibkan untuk menyisihkan uang jajannya sebanyak Rp 2.000 per tahunnya,” lanjut Dion.
BACA JUGA:
PMI Blitar Beri Penghargaan kepada Pendonor Darah Terbanyak
Disampaikan juga oleh Ketua PMI Kabupaten Pasuruan, Agus Setiaji bahwa PMI Kabupaten Pasuruan telah gencar melakukan pembinaan di kalangan pelajar. Tak hanya itu PMI Kabupaten Pasuruan juga melaksanakan pendidikan kepalang merahan.
“Kita juga mempunyai program pencarian orang hilang guna mempertemukannya kepada keluarganya. Karena nanti kita akan berkomunikasi dengan PMI seluruh Indonesa maupun dunia guna mempertemukan keluarga,” kata Agus. [adi/but]






