Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri kalah dari Madura United di kandangnya Stadion Brawijaya Kediri dengan skor 1-0 dalam laga uji coba, pada Sabtu (17/6/2023).
Ini merupakan kekalahan kedua bagi Persik Kediri dalam laga uji coba sebelum bergulirnya Kompetisi Liga 1 2023/2024, karena sebelumnya Macan Putih juga menyerah dari Dewa United 3-1.
Kekalahan dari Madura United di kandang hari ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi pelatih baru Persik Kediri Marcelo Rospide yang didatangkan dari Brasil musim ini.
Baca Juga : Persik Kediri Keramatkan Nomor Punggung 12, Ini Penyebabnya
Saat konferensi pers pasca pertandingan, Marcelo Rospide mengakui keunggulan tim lawan dan harus menyadari kelemahan yang ada pada klubnya Persik Kediri.
“Madura United bermain sangat bagus. Mereka bisa membuat para pemain kami tertekan,” kata Marcelo Rospide kepada sejumlah wartawan.
Arthur Irawan harus menyerah 1-0 di hadapan para suporternya sendiri. Gawang Macan Putih bobol oleh gelandang Madura United Bayu Gatra.
Baca Juga : Persik Kediri Siap Laga Uji Coba di Kandang, Ini Lawannya
Marcelo Rospide mengaku, anak asuhnya gagal melakukan pressing terhadap lawan. Dengan kelonggaran itulah, maka pertahanan Persik Kediri porak-poranda.
Tidak hanya pressing, Marcelo juga menyebut, penyakit lama Persik kambuh lagi yaitu, masalah finishing. Seperti saat melawan Dewa United pekan lalu, striker Flavio Silva masih tumpul.
Sementara itu, kelemahan Persik Kediri ini dimanfaatkan oleh Madura United. Mereka acap kali melakukan serangan mematikan dan kerap lepas tanpa kawalanan pemain Persik.
Baca Juga : Persik Kediri Dihajar Dewa United 3-1 dalam Partai Uji Coba
Sejatinya Persik melakukan perubahan di babak kedua. Keputusan pelatih Marcelo untuk menarik Pedro Paulo dengan Riyatno Abiyoso cukup efektif.
Bahkan, Persik bisa melakukan serangan dan shooting ke gawang Madura United. Tetapi beberapa kali tendangan tersebut sanggup untuk diredam oleh penjaga gawang lawan. [nm/ted]






