Malang (beritajatim.com) – Subuh Keliling namanya atau Suling. Agenda Salat berjamaah di waktu Subuh ini, menjadi program Muspika di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Selepas Salat, Muspika menggelar pertemuan dengan seluruh warga Desa di Madjid setempat.
Temanya beragam. Soal kemasyarakatan. Sosial. Politik. Hukum. Agama. Hingga problema yang ada ditengah tengah masyarakat, coba dicari jalan keluar hingga tuntas.
Di program Subuh Keliling, Jumat (16/6/2023) hari ini, Muspika Sumbermanjing Wetan, memilih tempat Masjid Al-Falah yang ada di Dusun Sidomukti, Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Ada pembahasan menarik. Salah satunya, tentang kenakalan remaja yang menyimpang norma-norma khususnya dalam pelanggaran hukum dan agama.
Kapolsek Sumbermanjing Wetan Iptu Heriani dalam sambutannya mengatakan, tugas menjaga anak jadi tanggung jawab semua orang tua. Demikian juga dengan kepolisian, yang ikut membantu memantau aktivitas anak-anak secara langsung.
“Semua elemen masyarakat, juga orang tua, berperan aktif menjaga anak-anak dari segala macam tindakan dan aktivitas negatif. Itulah yang harus kita jaga bersama dan perhatikan, anak anak jadi tanggung jawab kita, sebagai penegak hukum sekaligus orang tua,” kata Heriani.
Heriani bilang, peran orang tua juga harus selalu memantau pergaulan anak anak. Ditengah perkembangan digital yang sangat cepat, kecanggihan tekhnologi belakangan ini sering disalah gunakan anak anak ketika tidak dilakukan pengawasan.
“Mari kita pantau terus pergaulan anak-anak kita. Karena jika anak-anak kita selalu bergaul dengan orang-orang yang baik, Insya Allah mereka akan menjadi orang yang baik. Sebaliknya, jika bergaul dengan orang yang keliru dan salah, akan berdampak dengan anak anak,” pungkas Heriani.
BACA JUGA:
PU SDA Kabupaten Malang Gagas Pembangunan Embung Tanpa Uang Negara
Sementara itu, Camat Sumbermanjing Wetan, Sujarwo Adi Wijayanto menambahkan, program Subuh Keliling, merupakan inisiatif dari Bupati Malang HM Sanusi untuk menyapa dan mendengarkan problematika masyarakat secara luas.
“Saat ini untuk wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, program Subuh Keliling sudah menyasar 6 titik desa. Kami akan terus melanjutkan program ini dan semoga bisa membawa barokah dan kemanfaatan bagi kita semua,” Sujarwo menutup. (yog/kun)






