Ponorogo (beritajatim.com) – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo melakukan evakuasi terhadap anak kucing jenis persia yang masuk ke dalam sumur. Kejadian anak kucing persia masuk sumur ini, terjadi di Desa Kedungbanteng Kecamatan Sukorejo Ponorogo. Pemiliknya, Andi Susanto mengungkapkan bahwa kucingnya itu hilang pada Kamis (8/6) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Tak kunjung masuk ke kandang, Ia pun mencari di setiap sudut rumahnya. Namun, kucingnya itu tak kunjung menampakkan diri.
“Hilangnya tadi malam, sudah dicari di dalam rumah tetapi tidak ketemu,” ungkap Andi, Jumat (09/06/2023).
Kemudian saat Jumat pagi, dirinya mendengar suara kucing dari dalam sumur. Dia pun langsung berusaha untuk mengevakuasi kucing yang masih anak itu sendiri. Termasuk dengan memasukkan induk kucing itu ke dalam kandang dan diturunkan ke dalam sumur. Namun, beberapa kali dicoba tetap gagal. Hingga dirinya meminta bantuan kepada petugas Damkar Ponorogo.
“Evakuasi yang saya lakukan beberapa kali gagal, akhirnya minta bantuan Damkar Ponorogo,” pungkas Andi.
Evakuasi anak kucing persia yang terjebak di dalam sumur itu hanya berlangsung sekitar 15 menit. Namun, yang membuat lama evakuasi ialah menyiapkan peralatan supaya petugas aman jika masuk ke dalam sumur. Butuh waktu hampir 1 jam untuk mempersiapkan beberapa peralatan tersebut.
“Kalau mengambil kucing di dalam sumurnya ya hanya 15 menit, yang lama ya menyiapkan peralatannya,” kata Sudarsono, salah satu petugas Damkar Ponorogo.
BACA JUGA:
Motif Dua Tersangka Bunuh Driver Online di Malang Ingin Kuasai Mobil Korban
Meski hanya melakukan evakuasi kucing, tetapi peralatan keamanan tetap harus digunakan. Sebab, untuk antisipasi jika di dalam sumur ada gas beracun. Selain itu, sumur tersebut juga cukup dalam. Petugas harus masuk di kedalaman 20 meter.
“Setelah berhasil dievakuasi ke atas, kucing langsung dilakukan penjemuran, karena sudah lama berada di dalam sumur,” pungkasnya. [end/but]






