Surabaya (beritajatim.com) – Film Transformers: Rise of The Beasts yang tayang perdana pada Rabu (7/6/2023), mengambil latar tepat di tiga negara. Selain di Amerika Serikat dan Kanada, film petualangan dan aksi ini juga syuting di tempat bersejarah sekaligus keramat yang ada di Peru, yakni Machu Picchu.
Bahkan, Dominique Fishback yang menjadi pemeran utama di film tersebut pun mengungkapkan bahwa produser sampai meminta bantuan dukun atau sejenisnya. Hal ini lantaran tidak boleh sembarangan syuting di Machu Picchu. Seperti halnya larangan untuk melakukan aktivitas makan dan minum hingga menginjak batu apapun yang ada di sana.
Lantas apa yang membuat Machu Picchu memiliki nilai sejarah dan bahkan keramat? Berikut ini fakta perihal Machu Picchu, Peru, di antaanya;
1. Peradaban Masa Lalu
Machu Picchu merupakan lokasi reruntuhan peninggalan kekaisaran Inca, peradaban masa lalu Amerika Serikat. Di mana awalnya, sekitar abad ke-15 dan ke-16 menjadi puncak kejayaan kerajaan Inca. Namun, naas pada tahun 1570-an mengalami kehancuran.
Melansir dari Nasional Geographic Indonesia bahwa raja terakhir saat itu ialah
Manco Capac. Di mana ia dilantik oleh masyarakat Inca. Hal ini membuat geram Spanyol karena pada awalnya hendak menjadikan raja sebagai boneka koloninya.
BACA JUGA: Lirik Loneliness Karya Putri Ariani, Lagu Tentang Patah Hati yang Sabet Golden Buzzer
Raja pun muak dengan kelakuan orang Spanyol yang tidak menghormatinya sebagai pemimpin tertinggi Kekaisaran Inca. Dia pun mengajak ratusan ribu orang untuk mengusir Spanyol, tetapi gagal. Perlahan-lahan, ia harus mundur ke Vilcambamba sampai akhirnya kekuasaan Inca memudar.
2. Terletak di Atas Ketinggian 2350 mdpl
Machu Picchu berada di ketinggian 2350 meter di atas permukaan laut. Adapun lokasi tepatnya berada di atas lembah Urubamba, Peru, atau sekitar 70 kilometer barat laut Cusco. Tak ayal letaknya yang berada di atas ketinggian dan di tengah hutan pegunungan tropis tersebut, membuat Machu Picchu memiliki pemandangan yang sangat indah.
3. Situs Warisan Dunia UNESCO
Machu Picchu dibangun dengan gaya Inka kuno, yakni menggunakan batu tembok berpelitur. Dengan bangunan utamanya Intihuatana, Kuil Matahari, dan Ruangan Tiga Jendela. Tempat-tempat ini didebut sebagai Distrik Sakral dari Machu Picchu.
Adapun situs tersebut telah masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1983, dan merupakan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia pada 2007.
4. Bukan Kota yang Hilang
Sempat dianggap sebagai kota yang hilang, padahal Machu Picchu tidak pernah hilang. Warga lokal selama ini telah mengetahui keberadaannya. Hanya saja pada tahun 1911-an, arkeolog Amerika bernama Hiram Bingham, mempopulerkan situs bersejarah tersebut pada masyarakat umum.
5. Destinasi Wisata Populer Dunia
Memiliki pemandangan indah dan memiliki nilai sejarah yang tinggi, membuat Machu Picchu banyak didatangi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Bahkan, setiap tahunnya ada ribuan pengunjung yang datang ke sana. Tak ayal untuk menjaga kealamian situs ini, pemerintah setempat membatasi jumlah kunjungan per harinya. (fyi/nap)






