Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 962 lulusan Universitas Surabaya (Ubaya) resmi diwisuda di Grand Ballroom The Westin, Sabtu (25/4/2026). Pihak kampus mengeklaim mayoritas alumnus langsung terserap dunia kerja dalam waktu singkat.
Rektor Ubaya Dr. Benny Lianto menyebut para wisudawan telah melewati pembentukan karakter yang matang. Mereka memang dipersiapkan untuk menghadapi tantangan profesional melalui berbagai program pengembangan sejak masa perkuliahan.
“Kami bangga menyampaikan 97 persen lulusan Ubaya diterima bekerja kurang dari enam bulan. Pekerjaan yang dilakukan juga relevan dengan bidang studi,” tutur Benny.
Benny menjelaskan, mahasiswa menjalani empat tahap pengembangan, mulai dari kepemimpinan hingga pendampingan karir. Upaya ini dilakukan agar lulusan memiliki daya saing tinggi di pasar tenaga kerja.
“Lulusan melewati tahapan inisiasi karakter, pertumbuhan, eksplorasi potensi, hingga pendewasaan. Mereka siap memasuki dunia kerja profesional,” ucapnya.
Di antara ratusan wisudawan, muncul nama saudara kembar Kevin Tanli dan Patrick Tanli. Keduanya lulus predikat Summa Cumlaude dari Program Studi Akuntansi dengan raihan IPK di atas 3.9.
Si kembar ini bahkan sudah berkarir di perusahaan multinasional sebelum prosesi wisuda digelar. Kevin bergabung di Ernst & Young, sementara Patrick bekerja di Philip Morris International.
Patrick mengajak rekan sesama wisudawan untuk tetap gigih menghadapi rintangan di masa depan. Ia menekankan pentingnya pembuktian melalui hasil kerja yang nyata.
“Hadapi apa pun rintangan yang ada di depan. Orang tidak peduli apa yang sedang kamu pikul, melainkan hanya peduli dengan hasilnya,” kata Patrick.
Ia berpesan agar para lulusan baru tidak berhenti mengejar keunggulan meskipun berada dalam situasi sulit. Kualitas diri menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan global. “No need to shout, excellence speaks,” tegasnya. [ipl/kun]






