Jombang (beritajatim.com) – Percepatan vaksinasi Covid-19 di PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso, Peterongan, Jombang, Jawa Timur, terus dilakukan. Walhasil, terhitung Selasa (12/10/2021), 90 persen santri PPDU sudah divaksin.
Pernyataan itu ditegaskan pengasuh PPDU Jombang Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans di sela pelaksanaan ‘Serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk Santri’ yang digelar di halaman kampus Unipdu (Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum), Selasa (12/10/2021).
“Jumlah santri PPDU sebanyak sembilan ribu orang. Dari jumlah itu, 90 persen sudah divaksin. Makanya kegiatan belajar mengajar di pesantren juga sudah kita lakukan,” kata Gus Hans merinci.
Gus Hans menjelaskan, khusus untuk vaksinasi massal yang digelar bersama TNI AL hari ini, sebanyak seribu santri yang mendaftar, dari jumlah itu, sekitar 80 persen merupakan vaksin dosis kedua jenis Sinovac. Selebihnya adalah pendaftar vaksin dosis pertama.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
Karena capaian vaksinasi sudah tinggi, kegiatan belajar mengajar di PPDU juga sudah dilakukan mulai dua minggu terakhir ini. Tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Yakni, jaraknya diatur sedemikian rupa, santri wajib mengenakan masker, serta mencuci tangan secara rutin.
Gus Hans menambahkan, dalam rangka pelaksanaan protokol kesehatan, jumlah santri yang tinggal di asrama juga dikurangi hingga 30 persen. “Ini upaya kami memutus rantai penyebaran Covid-19 di pesantren,” ujar putra dari KH As’ad Umar ini.
Meski capaian vaksinasi sudah tinggi, Gus Hans tetap mengingatkan agar santri PPDU tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan atau 5M. Yaitu, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, serta menjauhi kerumunan. “Intinya jangan sampai lengah. Tetap disiplin protokol kesehatan, meski sudah vaksin,” imbaunya.
Vaksinasi massal di PPDU ini juga ditinjau secara langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono. Sebelum itu, orang nomor satu di TNI AL bersama rombongan berziarah ke makam pendiri PPDU.
Sementara itu, salah satu santri PPDU Fardana Difka Dwi Cahya (18), sangat bersyukur bisa mengikuti vaksinasi Covid secara gratis. Sudah begitu, usai mengikuti vaksin, dirinya juga mendapatkan bonus nasi bungkus dan air mineral.
Mahasiswa Unipdu ini semangat mengikuti vaksinasi karena untuk melindungi dirinya dari serangan Covid. “Biar muncul kekebalan dalam tubuh. Makanya hari ini ikut vaksinasi massal,” ujar.pria asal Sumenep yang tinggal di asrama Ibnu Siena PPDU ini. [suf/kun]






