Singapura (beritajatim.com) — Tren belanja akhir tahun kembali menguat di kawasan Asia Tenggara. Laporan terbaru UnaFinancial yang melibatkan 400 responden dari Singapura, Filipina, Vietnam, dan Indonesia menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia menjadi salah satu yang paling konsumtif pada periode liburan.
Dalam survei tersebut, 84 persen konsumen Indonesia mengaku meningkatkan belanja di akhir tahun. Angka ini hanya sedikit di bawah Vietnam (88 persen), namun lebih tinggi dibanding Filipina (73 persen) dan Singapura (69 persen).
Travel Jadi Penyumbang Belanja Terbesar
Secara regional, 79 persen konsumen Asia Tenggara menghabiskan lebih banyak uang menjelang tutup tahun. Kebutuhan perjalanan menjadi pemicu utama peningkatan pengeluaran dengan porsi 33 persen. Disusul belanja pakaian dan elektronik (25 persen), kebutuhan rumah tangga dan keluarga (20 persen), serta hadiah dan perayaan (19 persen).
Di Indonesia, tren ini bahkan lebih menonjol. Sebanyak 50 persen masyarakat memprioritaskan dana untuk perjalanan, sementara 24 persen belanja produk, 18 persen untuk kebutuhan rumah dan keluarga, dan 6 persen untuk hadiah serta persiapan perayaan.
Pinjaman Digital Makin Diminati
Peningkatan pengeluaran turut diikuti lonjakan kebutuhan pendanaan. Sekitar 35 persen masyarakat Asia Tenggara mengaku lebih sering berutang di akhir tahun. Bahkan, 46 persen responden regional berencana menggunakan pinjaman online non-bank tahun ini, terutama untuk kebutuhan liburan (22 persen) dan hadiah (13 persen).
Indonesia tercatat sebagai negara dengan peningkatan utang paling tinggi. Sebanyak 46 persen konsumen Indonesia mengaku utangnya meningkat pada akhir tahun, dan 47 persen pernah memakai pinjaman digital non-bank untuk kebutuhan liburan.
Tahun ini, minat tersebut kembali meningkat. Sebanyak 51 persen konsumen Indonesia berencana memakai layanan pinjaman non-bank berbasis digital, terutama untuk perjalanan (22 persen), dekorasi (12 persen), hadiah (11 persen), dan hiburan (6 persen).
Analisis: Mobilitas Tinggi dan Adopsi Digital Dorong Tren Pinjaman
Analis UnaFinancial menegaskan bahwa pola belanja dan pinjaman menjelang pergantian tahun berbeda di setiap negara di Asia Tenggara.
“Data menunjukkan bahwa pola pengeluaran dan peminjaman akhir tahun bervariasi di seluruh Asia Tenggara,” ujar analis UnaFinancial. “Travel menjadi pendorong utama belanja — terutama di Indonesia. Kombinasi mobilitas tinggi dan meningkatnya kenyamanan masyarakat terhadap layanan keuangan digital membuat angka peminjaman di Indonesia lebih besar pada periode ini.”kata analis UnaFinancial dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/12/2025).






