Surabaya (beritajatim.com) – Menginjak usia 50 tahun adalah tonggak penting bagi kulit kamu. Sementara pada usia 30-an dan 40-an perawatan yang dilakukan berfokus pada kolagen dan menjaga pori-pori tetap bersih dan bebas noda. Pada usia 50-an rutinitas perawatan kulit harus ditingkatkan dengan mempertimbangkan reaksi proses metabolisme tubuh.
Menurut Dr. Dendy Engelman, dokter kulit kosmetik bersertifikat dan anggota komite Humphreys Witch Hazel. Proses pembaruan sel melambat saat kita memasuki usia 50-an. Akibatnya sel yang lebih tua dan kusam yang bertahan di permukaan kulit lebih lama.
Usia 50-an juga membawa banyak perubahan hormonal, yang juga mempengaruhi kulit. Ini bisa terjadi ketika mulai timbul garis-garis halus, kerutan, dan kendur, karena tubuh memproduksi lebih sedikit kolagen dan elastisitas kulit menurun.
Dehidrasi juga menjadi perhatian besar pada saat ini, karena kulit menjadi lebih kering seiring bertambahnya usia. “Kulit dehidrasi akan menonjolkan tanda-tanda penuaan, membuat kerutan tampak lebih menonjol dan menyoroti tekstur yang tidak rata dan kusam,” kata Engelman.
Rutinitas perawatan kulit yang solid dapat membantu mengatasi semua hal ini. Jika kita sudah menguasai dasar-dasarnya (membersihkan, melembabkan, melindungi kulit), sekarang saatnya memasukkan beberapa bahan aktif ke dalam rutinitas kamu yang akan membantu mempercepat pergantian sel dan meningkatkan produksi kolagen. Ini juga saatnya untuk fokus pada kelembapan dan memasukkannya ke dalam rutinitas perawatan kulit untuk usia 50-an tahun.
Rutinitas perawatan kulit ideal untuk seseorang yang berusia di atas 50 tahun, kami uraikan di bawah ini.
1. Pembersih wajah yang sekaligus menghidrasi
Setiap rutinitas perawatan kulit harus dimulai dengan pembersih yang menghidrasi, yang tidak merusak skin barrier dan menghilangkan minyak alami di permukaan kulit.
2. Pembersih wajah yang memiliki bahan aktif untuk exfoliasi
Kulit mati yang bertumpuk pada usia 50-an tahun harus rutin dibersihkan agar kulit bisa beregenerasi. Skincare pembersih wajah yang mengandung bahan eksfoliasi seperti asam salisilat, AHA, BHA.
3. Toner dengan bahan aktif yang menghidrasi serta anti-inflamasi
Pertimbangkan menggunakan toner yang membantu menyeimbangkan pH normal kulit dan menyimpan bahan aktif yang menghidrasi seperti asam hialuronat.
Kamu juga bisa menggunakan toner anti-inflamasi yang baik untuk kulit kering. Toner jenis ini sudah banyak ditemukan terutama pada skincare produksi Korea. Berkat sifat antiseptik dan anti-inflamasinya, toner jenis ini membantu menenangkan dan memperbaiki struktur kulit.
4. Serum yang efektif sesuai tujuan penggunaan
Serum yang kamu beli harus spesifik untuk tujuan perawatan kulit dan mengatasi masalah tertentu. Beberapa para ahli merekomendasikan serum dengan bahan peptida.
Peptida adalah asam amino yang merupakan bahan pembangun kulit dan ketika ditambahkan ke produk perawatan kulit, dapat merangsang kulit membuat kolagen.
5. Serum vitamin-C yang menghaluskan garis kerutan
Serum dengan vitamin C, atau antioksidan yang kuat dapat mencerahkan kulit dan melindungi dari kerusakan akibat sinar UV. Yakni sangat bagus untuk mengatasi kulit kusam, garis-garis halus, dan kerutan.
Perlindungan ini sangat penting, karena kerusakan oksidatif dan sinar matahari merupakan kontributor utama penuaan kulit.
[berita-terkait number=”5″ tag=”skincare”]
6. Skincare dari bahan retinol
Retinol adalah standar emas dalam anti-penuaan dan telah direkomendasikan oleh dokter kulit untuk hampir semua tahap perawatan kulit. Hal ini karena vitamin A memiliki khasiat yang banyak untuk kulit. Yakni mendorong pergantian kulit, menebalkan kulit, meningkatkan produksi kolagen, dan menghaluskan garis-garis halus.
Retinol bekerja dengan merangsang produksi serat fibroblas dan kolagen serta meningkatkan elastisitas kulit. Retinol juga merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi munculnya garis-garis halus, dan kerutan.
7. Pelembab dengan ekstra hidrasi
“Pada usia 50, saya merekomendasikan memperkenalkan produk yang lebih tebal serta produk pelapis untuk meningkatkan retensi kelembaban,” kata Engelman.
Sangat penting untuk menggunakan pelembab yang akan menembus jauh ke dalam kin barrier.
8. Sunscreen tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar matahari
Penggunaan tabir surya atau sunscreen wajib digunakan pada usia berapa pun, terutama jika berusaha 20-an ke atas. Seiring bertambahnya usia kulit jauh lebih rentan terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh sinar UVA dan UVB.
Kamu harus memilih formula sunscreen setidaknya SPF 30, yang dapat menghalangi sekitar 97 persen sinar UVB. (Kai/ian)






