Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 767 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Mojokerto mengikuti bimbingan manasik haji massal tingkat Kabupaten Mojokerto tahun 2022 di aula Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI). Manasik haji yang digelar selama dua hari ini bertujuan sebagai bekal informasi terkait pemberangkatan, pelayanan, dan kesehatan CJH.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Barozi mengatakan, bimbingan manasik haji yang diselenggarakan selama dua yakni tanggal 29 dan 30 Mei 2022. “Bimbingan manasik haji diikuti dengan secara baik oleh seluruh CJH Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya, Senin (30/5/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”haji”]
Bimbingan manasik haji massal tingkat kabupaten terdapat tiga hal pokok yang menjadi landasanya utama yaitu pelayanan terkait ibadah haji, pembimbingan untuk CJH Kabupaten Mojokerto, dan perlindungan dalam melaksanakan ibadah haji. Setelah CJH melaksanakan manasik haji tingkat kabupaten, selanjutnya CJH akan mengikuti manasik haji tingkat kecamatan.
“Bimbingan manasik haji tingkat kecamatan akan diselenggarakan mulai tanggal 31 Mei hingga 3 Juni tahun 2022 dengan materi menjalani praktek ibadah haji. Modal ilmu dan beberapa praktek serta informasi-informasi terkait dengan perjalanan haji betul-betul dapat dipahami dan dikuasai dengan baik sehingga pelaksanaan ibadah di tanah suci bisa berjalan dengan sempurna,” katanya.
Namun, Barozi berharap, CJH asal Kabupaten Mojokerto dalam menjalankan ibadah haji mengikuti bimbingan dari para petugas dan kelompok ibadah haji. Sebanyak 767 CJH Kabupaten Mojokerto tahun 2022 akan diberangkatkan dengan dibagi menjadi empat kloter keberangkatan.
“Kloter 29 terdiri dari 128 jamaah akan berangkat pada tanggal 23 Juni, selanjutnya kloter 33 sebanyak 120 orang berangkat tanggal 27 Juni, kloter 34 sebanyak 446 orang terbang tanggal 28 Juni, dan yang terakhir kloter 38 ada 73 orang diberangkatkan tanggal 1 Juli,” pungkasnya. [tin/kun]







