Banyuwangi (beritajatim.com) – Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur memberikan remisi khusus tepat di hari anak nasional (HAN). Setidaknya terdapat 72 Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang mendapatkan remisi itu, bahkan 6 di antaranya langsung bebas.
“Dari jumlah itu, tersebar di sebelas satker pemasyarakatan Jatim. Paling banyak berasal dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar. Di sana ada 51 anak yang dapat remisi, tiga di antaranya langsung bisa pulang ke rumah,” ungkap Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari, Senin (24/7/2023).
Pemberian remisi ini, kata Imam, sesuai dengan Kepmenkumham Nomor PAS-1217.PK.05.04 Tentang Pemberian Remisi Hari Anak Nasional (RAN) Tahun 2023. Masa remisi yang diberikan bervariasi, paling singkat satu bulan dan paling lama tiga bulan.
“Pemberiannya disesuaikan dengan masa menjalani pembinaan,” katanya.
Imam menyebut remisi anak sebagai perwujudan dari pemajuan dan perlindungan Hak Asasi Manusia. Termasuk salah satu sarana hukum yang penting dalam rangka mewujudkan tujuan Sistem Pemasyarakatan.
“Remisi Hari Anak (RAN) diberikan kepada anak atas dasar pertimbangan kemanusiaan dan masa depan anak,” jelasnya.
BACA JUGA:
Momen Bupati Ipuk Intip Keindahan Banyuwangi dari Paralayang
Namun demikian, setiap anak harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Seperti berkelakuan baik selama menjalani proses hukum.
“Sesuai SOP, tetap ada sidang Tim Penilai Pemasyarakatan (TPP) yang memberikan rekomendasi pemberian remisi,” ujarnya.
Imam menyatakan pemberian remisi ini bisa menjadi motivasi bagi anak agar lebih baik di kemudian hari. Pasalnya, semangat sistem peradilan pidana anak adalah terciptanya keadilan restoratif.
BACA JUGA:
Gas Elpiji 3 Kg di Banyuwangi Langka, Warga Rela Tak Masak
Ke depan juga akan berfokus untuk mencarikan solusi pemulihan yang adil bagi semua pihak yang terlibat. Baik korban, pelaku maupun masyarakat.
“Untuk anak ini kan kita desain agar tidak merasa terpenjara, jadi selama di LPKA, mereka juga ada belajar di kelas seperti sekolah biasa, remisi ini jadi reward bagi mereka yang selama ini mengikuti pembinaan dengan baik,” pungkasnya. [rin/but]






