Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji menyesalkan adanya perusakan Wisma Persebaya di Kawasan Karang Gayam, Surabaya pda Kamis (26/8/2021). Menurutnya, Wisma Persebaya merupakan tempat yang sarat nilai historis.
“Kami sangat terkejut begitu ditelpon warga yang disana, bahwa lapangan Karanggayam yang dulu menjadi legendaris dan mempunyai suatu sejarah sepak bola Surabaya, sudah porak poranda,” kata Armuji usai melepas srikandi persebaya putri di Balai Kota Surabaya, Kamis (26/8/2021).
Cak Ji sapaan akrab Armuji menambahkan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mengamankan benda-benda berharga yang memiliki nilai sejarah tinggi.
“Jadi piala, foto sebelum dirusak dan dijarah semua maka diamankan dulu. Kalau yang dirusak cuman kusen, kaca itu bisa diganti. Tapi kalau yang namanya piala, dokumen dan lain-lainnya kita mau cari dari mana, kan susah. Dan itu duplikatnya yang namanya piala itu susah carinya. Yang dipasang disana kan yang original,” ungkap Cak Ji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wisma-persebaya”]
Cak Ji menyebut Satpol PP dan Dispora akan terus berkoordinasi untuk memastikan keamanan Wisma Persebaya untuk menghindari perusakan dan pencurian barang bersejarah yang tersimpan di sana.
“Ini kita amankan dulu, jadi dokumen dan piala-pialanya, foto, kaos Irianto yang dipajang itu harus diamnakan dulu. Biar orang itu tahu Eri Irianto siapa, dulu nomornya berapa,” jelasnya.
Pemerintah Kota Surabaya juga akan menempuh langkah hukum untuk mengungkap motif dari perusakan Wisma Persebaya di Kawasan Karang Gayam tersebut. “Kita nanti akan laporkan,” tutupnya. [asg/but]






