Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah trotoar jalan protokol di Kota Mojokerto akan disulap menjadi trotoar tematik. Ada tujuh proyek rehab trotoar yang rencananya akan direalisasikan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto pada tahun 2023 ini.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, DPUPRPRKP Kota Mojokerto, Endah Supriyani mengatakan, ada tujuh pengerjaan rehab trotoar yakni di Jalan Raya Bhayangkara, Jalan Pahlawan, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gajah Mada, Jalan Taman siswa, Jalan Karyawan baru dan Jalan Niaga. Dalam pengerjaannya di masing-masing ruas memiliki konsep yang berbeda-beda.
“Di beberapa ruas trotoar ada penataan dengan lampu-lampu dan ada juga yang dilengkapi dengan bangku-bangku untuk duduk pejalan kaki, seperti di Empu Nala. Materialnya dari paving tapi masing-masing ruas ada tema dan penataan disesuaikan dengan lebar trotoar,” ungkapnya, Sabtu (15/7/2023).
Baca Juga: Minimarket di Mojokerto Dibobol, Pelaku Terekam CCTV
Dari informasi yang dihimpun, jika tidak ada kendala yang berarti maka pelaksanaan realisasi pengerjaan rehab trotoar menjadi trotoar tematik akan dimulai pada akhir Juli- Agustus ini. Sebelum pelaksanaan realisasi pengerjaan rehab trotoar telah dilakukan perencanaan teknis termasuk survei di lokasi rehab trotoar tersebut.
“Progres rehab tujuh trotoar saat ini masih dalam tahap lelang di Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULP). Anggaran untuk rehab trotoar, diantaranya di Jalan Gajah Mada dengan nilai pagu Rp4.199.373.000, Jalan Pahlawan senilai Rp3.245.006.000 dan trotoar Jalan Raya Bhayangkara total pagu Rp3.804.106.000,” jelasnya.
Revitalisasi trotoar di sepanjang jalan protokol Kota Mojokerto tersebut untuk memberikan akses bagi pejalan kaki. Rehab trotoar tematik juga sekaligus mendukung persiapan Kota Mojokerto didapuk sebagai kota sejarah dan budaya. Lantaran kondisi trotoar saat ini memang sudah perlu direhab untuk kenyamanan dan keamanan pejalan kaki.
“Sesuai jadwal kontrak sekitar akhir Juli sampai awal Agustus dan masa pelaksanaan sekitar 3,5 bulan sampai 4 bulan.Trotoar adalah untuk penataan bangunan pelengkap jalan. Kondisi trotoar saat ini memang sudah perlu direhab untuk kenyamanan dan keamanan pejalan kaki, juga untuk mendukung pariwisata,” tegasnya. [tin/ted]






