Surabaya (beritajatim.com) – Baju Thrift memang digemari banyak orang saat ini. Orang memilih membeli baju Thrift dengan berbagai alasan seperti mendapatkan harga lebih murah dengan kualitas yang hampir sama dengan barang baru.
Baju thrift juga dianggap lebih sustainable atau ramah lingkungan karena membantu memperpanjang masa pakai suatu barang sehingga tidak cepat menjadi sampah.
Namun, karena merupakan barang bekas, baju thrift juga harus diperlakukan dengan cermat. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah cara mencucinya. Sebab, baju thrift biasanya penuh dengan beragam kuman dan bakteri yang tidak bisa dibasmi hanya dengan pencucian biasa.
Berikut 7 Cara Mencuci Baju Thrift Sehingga Bebas Bau, Kuman, dan Bakteri:
1. Periksa label di baju
Sebelum mencuci baju thrift, ada baiknya Anda memeriksa label di baju tersebut. Biasanya, label pada baju akan memberitahu Anda soal cara pencucian yang paling tepat untuk baju tersebut. Misalnya, ada beberapa baju yang tidak boleh dicuci dengan mesin, ada baju yang tidak boleh dicuci dengan air panas, dan lain-lain. Dengan mengikuti instruksi pada label, Anda dapat membantu menjaga kualitas baju thrift supaya tetap awet.
2. Rendam Dengan Air Panas Untuk Menghilangkan Bakteri
Pada proses membersihkan baju bekas, penting untuk segera merendam baju bekas dengan air panas. Hal ini dilakukan agar pakaian terbebas dari bakteri dan kuman yang menempel di baju bekas. Cukup rendam baju bekasmu dengan air panas selama 10-15 menit hingga air berubah warna tergantung dari kotoran yang ada pada baju bekas. Setelahnya kamu bisa lanjutkan proses pencucian seperti biasa.
3. Mencuci Menggunakan Tangan Lebih Baik
Mencuci pakaian bekas menggunakan tangan akan lebih efektif untuk memastikan segala noda dan kotoran sudah tidak menempel. Selain itu, biasanya label petunjuk pencucian pada baju bekas sudah tidak ada. Maka dari itu, akan lebih aman jika dicuci secara manual tanpa takut pakaian rusak jika dicuci dengan mesin cuci.
4. Cuci Dengan Detergen, Gunakan Pewangi dan Pelembut Pakaian
Saat menggunakan detergen, pastikan gunakan detergen lembut dan jangan lupa rendam dengan pewangi dan pelembut pakaian setelahnya. Ini dilakukan agar baju bekas dari thrift shop yang kamu beli jadi kembali wangi dan anti apek.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
5. Gunakan Antiseptik untuk Membunuh Kuman
Selain merendam dengan air panas, sebaiknya kamu juga rendam baju bekasmu dengan cairan antiseptik. Cairan antiseptik dapat lebih optimal membunuh kuman yang tersisa setelah direndam dengan air panas.
6. Gunakan Cuka Putih Untuk Menghilangkan bau yang menyengat
Sebagian besar pakaian vintage dan bahkan barang bekas baru dapat memiliki bau yang kuat dari parfum, produk pembersih beraroma, atau penyimpanan yang berbau apek. Cuci pakaian mengikuti label perawatan. Jika baunya tetap ada, rendam pakaian semalaman di wastafel atau ember berisi air hangat dan satu cangkir soda kue sebelum dicuci kembali.
Tambahkan satu cangkir cuka putih suling ke siklus bilas untuk membantu menghilangkan sisa deterjen atau pelembut kain di serat yang mungkin menahan aroma. Biarkan pakaian yang baru dicuci mengering dengan sendirinya di tempat yang berangin dan cek aromanya sekali lagi sebelum dipakai.
7. Keringkan di bawah sinar matahari
Setelah baju thrift selesai dicuci, keringkan seperti biasa di bawah sinar matahari. Sinar matahari dianggap sebagai disinfektan alami, sehingga dapat membantu mematikan kuman dan bakteri yang mungkin masih menempel pada pakaian. Saat menjemur, jangan lupa untuk membalik baju supaya sinar matahari tidak merusak atau memudarkan warna pada baju tersebut. Jika sudah kering, setrika seperti biasa dan baju thrift siap dikenakan atau disimpan.
Nah, itulah langkah-langkah yang perlu dilakukan saat mencuci baju thrift. (dae/ian)






