Madiun (beritajatim.com) – Sebanyak 7.553 keluarga di Kabupaten Madiun berisiko stunting. Hal itu diungkapkan langsung oleh Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro. Pun, ribuan keluarga itu telah menerima bantuan sosial beruapa telur dan daging ayam pada Senin (8/5/2023).
“Dari data data kami Bulan Timbang Februari kemarin berdasarkan nama dan alamat juga sudah keluar,” ujarnya.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/3-925-anak-di-kabupaten-madiun-stunting-ini-penyebabnya/
Saat ini jumlah angka stunting di Kabupaten Madiun sebanyak 4.891 anak. Secara data nasional mencapai 13,58 persen. “Stunting jadi atensi kami. Karena kami ingin generasi yang akan datang sesuai dengan harapan. Target 2023 turun 1 digit, lewat intervensi dalam bentuk protein hewani. Semoga bisa mencapai target tersebut,” tuntas Kaji Mbing.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan Prasetyani, menyatakan, bantuan pangan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan gizi pada buah hatinya. “Saya senang dan berterima kasih, karena dapat bantuan pangan ini dari Pemerintah Kabupaten Madiun. Saya akan manfaatkan betul untuk kebutuhan gizi anak saya,” katanya. [kun]






