Pacitan (beritajatim.com) – Kabupaten Pacitan masih dihadapkan kendala, dalam akses telekomunikasi. Berdasarkan data dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, setidaknya terdapat 60 titik blank spot atau wilayah yang tidak terjangkau jaringan telekomunikasi.
“Ada sekitar 60 titik blank spot di Pacitan,” kata Kepala Diskominfo Pacitan, Dodik Sumarsono, Minggu (16/3/2025).
Ia menjelaskan bahwa setiap titik blank spot umumnya hanya dihuni oleh 10 hingga 20 rumah, yang tersebar di beberapa wilayah seperti Desa Sawahan di Kecamatan Donorojo, serta Watupatok dan Tumpuk di Kecamatan Bandar.
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRD, solusi yang diusulkan adalah penambahan tower seluler. Namun, setelah dikomunikasikan dengan penyedia layanan, usulan itu sulit direalisasikan karena tingginya biaya pembangunan.
“Dari segi bisnis tidak masuk, karena butuh 2.000 pelanggan untuk menutupi biaya operasional,” terang Dodik.
Sebagai alternatif, Pemkab Pacitan tengah mengupayakan pemasangan repeater sinyal di sekitar lokasi blank spot. “Pemerintah daerah harus hadir mengatasi persoalan ini,” tambahnya.
Selain telekomunikasi, akses internet di beberapa daerah juga menjadi tantangan. Salah satu opsi yang muncul adalah pemasangan Starlink, namun biaya pemasangannya masih menjadi kendala utama. “Starling ini biaya pasangnya tinggi. Kalau internet, saya rasa mulai bisa dijangkau oleh pengusaha RT/RW Net,” jelas Dodik.
Sementara itu, jumlah tower seluler di Pacitan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2023, tercatat ada 132 tower dan meningkat menjadi 143 tower pada 2024, tersebar di 12 kecamatan. Namun, beberapa wilayah justru mengalami pengurangan jumlah tower, seperti Kecamatan Nawangan yang awalnya memiliki 29 tower kini tinggal 6, dan Kecamatan Sudimoro yang sebelumnya memiliki 20 tower kini hanya tersisa 5.
“Penurunan jumlah tower ini disebabkan berbagai faktor, mulai dari perizinan hingga masalah teknis. Ada yang membangun dulu baru mengurus izin, ada juga yang terkendala peralatan,” pungkas Dodik.
Pemkab Pacitan kini terus berupaya mencari solusi terbaik agar masyarakat di daerah blank spot bisa mendapatkan akses komunikasi dan internet yang lebih baik. [tri/aje]






