Blitar (beritajatim.com) – Jemaah haji kloter 12 dan 13 asal Kabupaten Blitar tiba di Bandara Juanda pada Senin (10/7/2023) lalu. Dari ratusan jemaah, ada enam jemaah haji yang terpaksa pulang ke Blitar dengan diantar mobil ambulans.
Keenam orang haji tersebut pulang dengan kondisi kesehatan yang menurun. Bahkan, dua di antaranya langsung dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo,Wlingi dan RSUD Srengat untuk menjalani perawatan.
“Jadi ada enam orang haji yang diantarkan pulang dengan menggunakan mobil ambulans,” kata Koordinator Panitia Penyelenggara Haji Kabupaten Blitar, Khayatul Mahki, Selasa (11/7/2023).
Dua jemaah haji yang harus dilarikan ke rumah sakit setelah tiba di Tanah Air itu adalah Ichwanudin dan Bintiyah. Ichwanudin harus dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo,Wlingi setelah penyakit jantungnya kambuh, usai menyelesaikan ibadah haji di Arab Saudi.
Sementara Bintiyah, warga Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, harus dilarikan ke RSUD Srengat akibat mengalami pergeseran tulang. Kedua jemaah haji asal Kecamatan Wlingi dan Srengat Kabupaten Blitar itu kini masih menjalani perawatan intensif oleh tim mendis dan belum pulang ke rumah masing-masing.
BACA JUGA:
Jemaah Haji Blitar Meninggal Terus Bertambah, Jadi 5 Orang
“Bapak Ichwanudin dan Bintiyah, pak Ichwanudin dirawat di RSUD Ngudi Waluyo dan Bintiyah dirawat di RSUD Srengat,” imbuhnya.
Selain memiliki penyakit bawaan, diduga kondisi ke 6 haji asal Kabupaten Blitar itu kelelahan setelah menyelesaikan rukun dan sunah ibadah haji di Arab Saudi. Meski kondisi tubuhnya drop, namun kedua jemaah yang dilarikan ke rumah sakit tersebut masih taraf aman.
Cuaca panas yang melanda wilayah Arab Saudi diduga membuat kondisi banyak jemaah asal Kabupaten Blitar menurun. Hal itu terbukti dengan banyaknya jemaah yang sakit saat beribadah di Arab maupun saat hendak pulang ke Indonesia.
“Kami pantau terus kondisi jemaah haji yang dilarikan ke rumah sakit tersebut,” kata Mahki.
BACA JUGA:
Jelang Kepulangan, Jemaah Haji Blitar Meninggal Jadi 3 Orang
Pada musim haji tahun 2023 ini, Kabupaten Blitar mengirimkan 903 jemaah haji. Dari jumlah tersebut, tiga orang jemaah haji di antaranya meninggal dunia di Arab Saudi.
Kini ratusan jemaah yang tergabung dalam kloter 12 dan 13 telah tiba di Kabupaten Blitar pada Senin (10/07/23). Kementerian Agama Kabupaten Blitar pun terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan seluruh jemaah haji yang telah tiba.
Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh jemaah haji yang tiba dalam kondisi sehat, serta bisa kembali berkumpul dengan keluarga tercinta. [owi/beq]






