Ponorogo (Beritajatim.com) – Sebanyak 6.364 orang mendaftar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Ponorogo hingga 2 hari jelang penutupan. Tetapi dari jumlah tersebut, baru 2.591 orang yang telah submit ke sistem online.
Diperkirakan dalam dua hari ini, jumlah pendaftar maupun submit seleksi CPNS Ponorogo terus bertambah.
Kepala Bidang Perencanaan Pengadaan Pengolahan Data dan Sistem Informasi ASN Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Ahmad Zamroni mengungkapkan hingga Rabu (4/9/2024) siang, jumlah pendaftar yang masuk memang cukup tinggi. Meski demikian, masih banyak pendaftar yang belum menyelesaikan proses submit.
“Sudah ada sekitar 6.000 lebih yang mendaftar, tetapi baru dua ribuan yang sudah melakukan submit,” ungkap Zamroni, Rabu siang.
Zamroni menyebutkan hampir semua formasi jabatan mendapatkan banyak pendaftar. Namun, formasi untuk dokter dan dokter spesialis masih minim peminat.
Diduga, ini karena persyaratan kualifikasi yang cukup ketat. Selain itu, formasi dokter dari tahun ke tahun memang jarang yang mendaftar.
Dia pun mengimbau bagi yang sudah daftar, hendaknya segera melakukan submit. Jika menunda hingga menjelang penutupan pada 6 September 2024 nanti, dikhawatirkan akan terjadi lonjakan peserta, yaang berpotensi menyebabkan sistem menjadi lambat.
“Kami memperingatkan para peserta yang sudah mendaftar untuk segera melakukan submit. Mantapkan hati dan berdoa. Jangan submit saat-saat injury time, dikhawatirkan akan terjadi lonjakan peserta dan sistem menjadi lambat,” tutup Zamroni.
Sebagai informasi, pendaftaran CPNS di lingkungan Pemkab Ponorogo dibuka sejak 20 Agustus hingga 6 September 2024. Tahun ini, Kabupaten Ponorogo mendapatkan alokasi sekitar 323 formasi CPNS. Dari jumlah itu, terdiri dari 159 formasi tenaga kesehatan dan 164 formasi tenaga teknis. Terdapat dua jenis formasi yang dibuka, yaitu formasi khusus dan umum. [end/beq]






