Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto meminta 588 orang pegawai negeri sipil (PNS) baru Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, agar ikut membantu penanganan tengkes (stunting).
Sebanyak 553 orang PNS itu terdiri atas dokter, perawat, bidan, apoteker, nutrisionis, hingga sanitarian. Sisanya sebanyak 35 orang terdiri atas pegawai dengan jabatan fungsional guru dan penyuluh pertanian. Mereka dilantik Bupati Hendy di Aula PB. Sudirman Pemkab Jember, Jumat (28/4/2023).
“Kami punya problem-problem sangat mendasar yakni stunting dan angka kematian ibu (AKI) maupun angka kematian bayi (AKB). Mereka tenaga kesehatan dan sebagian adalah ahli gizi. Nanti kami akan berikan treatment langsung, dan kita lihat apakah pada akhir tahun nanti jumlah angka stunting, AKI, dan AKB menurun atau tidak,” kata Hendy.
Hendy berharap kepada para PNS baru tersebut. “Mereka masih fresh untuk melayani publik,” katanya.
Para PNS tersebut direkrut pada 2021 dan sudah mengikuti pelatihan pada masa Covid. “Terbanyak dari tenaga kesehatan. Istimwanya, mereka begitu dilantik, jabatan fungsionalnya langsung melekat,” kata Hendy.
Hendy berharap kinerja para PNS baru ini meningkat. “Tentu tanggungjawabnya sudah harus maksimal, karena mereka diikat dengan perjanjian dan sumpah jabatan,” katanya. [wir]






